25 Agustus 2011

Seni Teater Tanah Air yang Kurang Di Perhatikan Pemerintah

Dukungan pemerintah daerah provinsi, kota maupun kabupaten masih minim dan bahkan sama sekali tidak ada terhadap kebeadaan seni peran ataupun teater. Meskipun keberadaan potensi kegiatan seni teater sangat besar disejumlah daerah, namun sejumlah kelompok teater tumbuh dan berkembang secara militan dengan kemampuan anggota.


“Seni teater tidak ubahnya dengan dunia pendidikan kita. Pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah wajib belajar dan segala hal tentang program pendidikan tapi nyatanya pendidikan kita tidak pernah bergembing dengan permasalahannya, demikian pula halnya terhadap perhatian pada seni teater, apa yang dijanjikan sama sekali tidak ada,” ujar Anton Justian JR, selaku Ketua Penyelenggara Festival Drama Musikal Teater BEL Bandung 2011

Wiguna Syarif, sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah. "Disatu sisi pemerintah dan bahkan negara terus melakukan upaya dengan program-programnya memerangi kenakalan rema ja, tapi anehnya kenapa kegiatan yang sudah berjalan

dan sangat mendukung program pemerintah tersebut tidak mendapat dukungan dan bahkan perhatian sama sekali," ujar Wiguna, yang datang bersama istri mengantar salah seorang cucunya yang turut ambil bagian dalam festival.

Hal senada diungkapkan sejumlah orang tua dan guru didik peserta lainnya yang mengetahui kondisi minimnya dukungan pemerintah dari sambutan panitia penyelenggara. "Ini akan menjadi preseden buruk bagi pemerintah pada anak-anak, dimana dalam sejumlah media sejumlah kebijakan pemerintah daerah akan kesenian menjadi sorotan, kini anak-anak kita mengalami sendiri

Info terkait – kegiatan seni

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar