15 Maret 2011

Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan


a

Fatloss - Bagi ibu-ibu muda yg sedang merencanakan untuk memiliki bayi, menjadi gemuk setelah melahirkan adalah sebuah ketakutan yg wajar. Setelah melahirkan umumnya memperlihatkan kenaikan berat badan yg lumayan besar dari berat semula sebelum hamil. Berikuti tips yg dapat dilakukan oleh para ibu untuk kembali menurunkan berat badan atau fatloss adalah sebagai berikut:

Menyusui

Beberapa penelitian mengungakapkan bahwa aktifitas menyusui bayi bisa membantu ibu untuk menurunkan berat badannya atau fatloss secara bertahap, setidaknya selama 6 bulan setelah kelahiran. Dalam proses ini sejumlah hormon akan dilepaskan ke dalam tubuh, hormon-hormon inilah yg akan membantu rahim untuk mengembalikan tubuh ke bentuk semula seperti sebelum hamil. sebagai informasi ketika menyusui itu berarti sama dgn membakar kalori sebesar 200 hingga 500 kalori perhari. Jumlah kalori yg sama jika anda berenang selama beberapa jam atau naik sepeda selama satu jam.

Olahraga

Konsultasikan dgn dokter olahraga apa yg aman dilakukan dan kapan bisa mulai dilakukan. Ini penting terutama bagi ibu yg melahirkan melalui operasi Caesar dan yg ingin fatloss secara alami. Usahakan cari teman juga yg habis melahirkan dalam berolahraga agar bisa saling memotivasi.

Bercengkerama Dgn Bayi

Salah satu cara yg menyenangkan adalah beraktifitas dgn bayi, jalan pagi bersama sang bayi contohnya. Secara tidak langsung ini akan membakar lemak atau fatloss dalam tubuh.

Mengubah Kebiasaan Makan

Lebih baik makan 3 kali sehari dgn menu komplit daripada makan satu kali tapi di tambah cemilan yg manis dan kurang menyehatkan misalnya cokelat, snack. Untuk ibu yg masih menyusui jangan lupa memperhatikan kecukupan gizi dalam makanan yg dikonsumsi.Jangan lupa banyak mengkonsumsi air putih.

Tidur Cukup

Mungkin Anda tidak bisa tidur penuh selama 8 jam per malam karena harus merawat bayi Anda. Tapi, kurang tidur bisa menghalangi usaha Anda menurunkan berat badan atau fatloss.

Saat lelah, tubuh akan melepaskan cortisol serta hormon-hormon stres lainnya yg bisa memicu penambahan berat badan.Selain itu, saat kelelahan, Anda cenderung tidak akan memperhatikan kebutuhan Anda. Anda tidak akan terlalu memperhatikan mana makanan yg sehat. Anda bahkan cenderung memilih makanan yg bisa diolah dan diperoleh dgn mudah. Selain itu, Anda akan semakin malas melakukan aktivitas fisik.

Mungkin Anda sudah sering disarankan untuk ikut tidur saat bayi Anda tidur, dan ini benar adanya. Tidur ayamlah sesering mungkin sepanjang hari dan tidurlah lebih awal, paling tidak sampai bayi Anda mulai tidur.

Minta bantuan

Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan atau fatloss, mintalah bantuan dokter dan pakar diet Anda. Pakar diet dan fatloss ini bisa membantu Anda menyusun rencana makan yg membantu Anda menurunkan berat badan secara aman dan efektif. Sedangkan dokter bisa menuntun Anda dalam menentukan jumlah berat badan yg harus diturunkan dan kapan saat yg tepat untuk mulai berolahraga.

Sumber: bidanku.com

Temukan Info Lain Seputar Health

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar