03 Januari 2011

Bagaimana Membuka Salon Muslimah


Bukan rahasia lagi bila pasar kaum muslimah makin subur dewasa ini. Kebutuhan spesifik kaum ini kian beragam dan kompleks. Makin lebarnya keterbukaan dan kebebasan mengekspresikan diri merupakan salah satu penyebabnya. Akibatnya peluang pasar yg bisa digarap bertambah lebar, baik volume maupun jenisnya. Banyak di antaranya yg sudah dieksploitasi secara intens. Namun masih ada pula yg belum dijamah secara serius oleh para entrepreneur.

Salah satu yg masih berpotensi luas itu adalah Salon Muslimah, Dari sinilah kemudian lahir sejumlah salon yg mengkhususkan pada segmentasi kaum muslimah. Mereka menawarkan perawatan yg sama persis dgn salon kecantikan pada umumnya, namun memberikan privasi yg dibutuhkan muslimah.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik membuka salon kecantikan muslimah. Untuk membuka salon muslimah tdk cukup hanya karena berdasarkan di daerah anda belum ada salon muslimah model ini.

Anda perlu mempertimbangkan faktor kondisi pasar, apakah jumlah perempuannya cukup banyak terutama yg berjilbab karena pasar yg akan Anda jadikan konsumen adalah wanita muslimah walaupun selain muslimah pun boleh kecuali pria tentunya, dan jangan lupa apakah daya belinya cukup tinggi.

Jika Anda merasa syarat utama di atas sudah terpenuhi, Anda bisa berlanjut ke tahap berikutnya. Berikut hal-hal yg dapat menunjang keberhasilan usaha salon muslimah yg perlu persiapan secara matang.

1. Tempat.

Pilihlah tempat usaha di tempat ramai, banyak kaum perempuan berjilbab, transportasinya mudah dijangkau, dan masyarakat setempat punya daya beli cukup tinggi

2. Perizinan.

Izin disini bukan selalu bentuknya legalitas badan hukum. Bila Anda belum mampu, mengurus badan hukum izin usaha bisa diperoleh dari lingkungan sekitar seperti RT,RW atau Kelurahan setempat.

3. Modal.

Siapkan modal operasional minimal untuk 3 bulan berjalan. Modal kerja untuk pembelian bahan baku salon yaitu peralatan kosmetik seperti shampoo, conditioner, krim rambut, dan sebagainya. Perlu disiapkan juga minimal 3 bulan.

4. Kapster.

Pekerjakan karyawan yg tdk sekedar biasa tetapi harus tenaga ahli yg berpengalaman. Usahakan yg mengenakan penutup aurat, hal ini untuk mendukung citra salon Anda dikalangan para muslimah. Di samping itu pelayanan yg ramah juga perlu diperhatikan untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya.

5. Pemasaran.

Gunakan promosi yg efektif untuk menarik pengunjung antara lain menetapkan tarif yg kompetitif, adanya variasi jasa pelayanan seperti rias pengantin, persewaan gaun pengantin, melayani panggilan ke rumah, dan sebagainya. Aktif memperkenalkan usaha yg Anda miliki melalui forum pengajian, arisan, menyebar brosur/leaflet pada acara-acara keagamaan, tempel di kampus-kampus, masjid dan lain-lain

Sebagai tambahan, bisa diadakan atau mengikuti pengajian bulanan yg ada. Jadi kita juga aktif memberikan proses edukasi akhlaq dan skill ke karyawan kita.

Demikian gambaran singkat mengenai prospek dan persiapan memulai usaha salon muslimah, semoga berhasil.

Sumber: www.mitrafmbekasi.com

Temukan Info Lengkap Seputar Salon Muslimah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar