22 September 2010

Should You Keep Your Salary a Secret?

by Caroline M.L. Potter, Yahoo! HotJobs


You share a lot with your coworkers over time: Projects. Lunches. Office space. Cocktails. Family photos. Birthday cake. But, even after many years of working together, should you share the details of your salary and compensation package?


No, says compensation expert Dick Dauphinais of Strategic Compensation Partners. "We all know employees talk, and things can never remain totally confidential," he says. "But an outright exchange of salary details probably isn't the best idea."


Keep It Secret, Keep It Safe

When companies have different employees on the same job and one of them is paid differently, many unfairness issues surface. "It can happen in any 'open shop' that differentiates pay for any reason (seniority, performance, etc.)," says Dauphinais. You could run the risk of alienating valued colleagues if they learn you earn more for what they perceive to be the same job.


Dauphinais, who has more than 30 years of human resources experience specializing in both the compensation and benefit areas, instead urges organizations to focus on structure. "I am a big fan of sharing the compensation 'structure' and all the components that dictate how employees progress through that structure with staff members."


Democracy Doesn't Always Work at Work

There are organizations that openly share compensation information around the office. However, warns Dauphinais, "Unless all similar jobs pay the same rate, I would advise that open salary concepts don't work well."


The confidential nature of your salary, in fact, can be a greater benefit to you. "It creates an opportunity for a manager to have a confidential discussion with employees as to why they are being paid what they are -- and how they can work toward making more money," he says. "Each employee can then move forward with confidence that they have 'bonded' with their supervisor on their individual issues -- good and bad -- without involving others in the process."


Don't Let Under-Compensation Undermine You

If you learn that someone who holds a similar position earns a bigger paycheck, don't panic. First, do some due diligence to determine if you are being underpaid in general. Use the Yahoo! HotJobs salary calculator, and also reach out to your out-of-office network to find out how people at other companies are being compensated.


Next, says Dauphinais, "I would go to my boss and ask the reasons why." Open a rational dialogue to understand what skills or experience you'll need to improve your performance -- and earn more recognition and financial rewards.


Bookmark   and  Share

Tanah Toraja dan Kuliner Khasnya

Kue khas Tana Toraja Kue Tori dan Jipang Toraja Selain makanan berat, di Toraja juga terdapat beberapa makanan khas lainnya, salah satunya yaitu kue tori dan kue jipang Toraja. Sama seperti kue jipang pada umumnya, jipang Toraja juga memiliki bentuk dan rasa yang hampir mirip. Bedanya, jipang Toraja terbuat dari ketan/beras hitam dan mengunakan gula merah, jadi warnanya agak coklat kehitaman. Kue tori juga menggunakan bahan-bahan yang mirip dengan jipang, hanya saja bentuknya berbeda, karena menggunakan tepung beras dan wijen. Walaupun kedua makanan ini memilikiwarna yang kurang menarik, tapi kalau soal rasa bolehlah dibandingkan dengan kue-kue manis lainnya.

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Tana Toraja tanpa menikmati kopi toraja: Kopi Toraja Ada satu minuman yang dicari oleh setiap orang yang berkunjung ke Toraja, apalagi kalau bukan kopi Toraja. Kopi Toraja sangat terkenal dan pamornya sudah mendunia, khususnya dikalangan para pecinta kopi. Kopi Toraja merupakan jenis kopi arabika (Cofeea arabica) yang dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700 – 1.700 m dpl, dengan suhu ratarata 16 - 20 °C yang beriklim kering selama 3 bulan/tahun berturut-turut. Selain jenis arabika, di Toraja juga terdapat jenis kopi robusta, namun jumlah dan kualitasnya sangat rendah jika dibandingkan dengan produksi kopi arabika di Toraja. Rasa kopi memang sangat spesifik, sesuai dengan tempat asalnya, hal ini membuat tidak ada rasa kopi yang identik di dunia ini.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe

21 September 2010

Menikmati Soup Pasta

Saat ini, kita bisa menemukan banyak makanan dari Eropa dan Amerika yang diadaptasi Jepang dengan style yang berbeda dan akhirnya malah menimbulkan kesan unik. Salah satu di antaranya, rice-burger. Burger yang bisanya menggunakan roti, diadaptasi dalam gaya Jepang menggunakan nasi.

Nah, salah menu lain yang juga diadopsi Jepang adalah pasta. Berbeda dengan pasta dari negara asalnya, Italia, Jepang mengubah kesan pasta dengan banyak kalori dan lemak dan menjadi pasta sehat yang bisa dinikmati semua orang dari semua usia.

Salah satu restoran yang menyediakan pasta unik ala Jepang ini adalah Pasta de Waraku. Tidak hanya menyediakan beragam menu pasta dengan campuran tomato sauce yang mirip dengan racikan pasta khas Italia, Pasta de Waraku juga menyajikan pasta berwarna hijau yang dibuat dari daun basil. Bagi pencinta pedas, Pasta de Waraku juga menyediakan togarashi,bubuk cabai khas Jepang yang bisa ditambahkan ke menu pilihan kita.

Selain menu-menu ini, kini Pasta de Waraku kini menyajikan soup pasta, yaitu pasta berkuah dengan tambahan berbagai macam topping pilihan. Untuk kita penggemar seafood, misalnya ada spaghetti seafood yang berisi daging kepiting, scallop, dan salmon. Atau, coba juga topping beef bacon & vegetables atau chicken & kimchi yang disukai tamu Pasta de Waraku.

Untuk menu pembuka, kita bisa mencoba salmon calppacho, tofu mentai cheese gratin atau hotate butter & scallop. Jika perut kita belum terlalu kenyang, berbagai hidangan dessert menanti, misalnya ruits parfait, maccha puding, atau mocha shiratama. Sebagai pelepas dahaga di sini, tersedia green tea serta beragam rasa soft drink, shake, dan juice.
Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga:
cake
Pizza
Nasi Goreng

Kalori pun Terbakar Saat Memasak

Membakar kalori tak hanya dengan berolahraga, karena banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kalori di dalam tubuh.Salah satunya dengan memasak.Memasak bisa jadi merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan bagi beberapa kaum perempuan terlebih lagi laki laki, tapi sebaiknya hal ini dipikirkan kembali. Karena selain bisa menyenangkan orang-orang dirumah dengan makanan yang dihasilkan, memasak juga bisa membantu membakar kalori di dalam tubuh.



Kegiatan memasak ini bisa membakar rata-rata sekitar 139 kalori per jam, semakin banyak makanan yang dimasak maka kalori yang akan dibakar juga akan semakin besar. Kegiatan mempersiapkan makan bisa memberikan manfaat yang lebih bagi seseorang. Terdapat dua temuan kunci dari sebuah penelitian yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine.



Kalori yang dibakar sudah mulai terjadi sejak seseorang mempersiapkan bahan-bahan untuk dimasak, misalnya saat ia mencuci bahan, mengiris dan menghaluskan bumbu-bumbu yang akan digunakan sampai ia memasak bahan-bahan tersebut menjadi sebuah makanan. Semakin banyak kegiatan yang dilakukan saat memasak, maka akan makin banyak pula kalori yang dibakar oleh tubuh. Selain itu posisi memasak juga mempengaruhi otot apa yang akan dilatih oleh tubuh, misalnya jika seseorang memasak sambil berdiri maka ia bisa melatih otot lengan dan juga kaki. Sedangkan jika ia memasak sambil duduk, maka ia hanya melatih otot pergelangan tangan saja seperti saat menggoreng atau menumis.
Sumber: Detikhealth

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe

20 September 2010

Ciri Khas Nasi Grombyang

Makanan ini merupakan makanan yang hanya ada di Pemalang dan kebanggaan masyarakatnya. Nama Grombyang berasal dari bentuk penyajian makanan ini, antara isi dan kuah lebih banyak kuahnya sehingga kelihatan grombyang-grombyang (goyang-goyang). Ramuan Grombyang terdiri dari nasi, irisan daging kerbau dan kuah, disajikan dalam mangkuk kecil dilengkapi sate kerbau.

Ciri khas Grombyang terletak pada tempat jualannya berupa kulai besar, tempat nasi ditutupi dengan kain merah, dan penerangan remang-remang dengan lampu templok. Ciri lainnya, pembeli menikmati hidangan dengan duduk di dingklik (kursi kecil pendek).

Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan. Namun, menurut penuturan para orang tua di Pemalang, makanan khas Grombyang sudah ada sejak tahun 1960-an. Pada waktu itu penjual Grombyang menjual dagangannya tidak menetap seperti sekarang tetapi berkeliling kampung. Penjual nasi grombyang yang terkenal yaitu Bp. H. Warso di Jl. R.E. Martadinata, dekat alun-alun dan Bp. H.Waridin di Sirandu, bekas terminal lama Pemalang.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
minuman
Japanese food
Chinese food

Kroket dan macamnya

Kroket adalah nama sebuah makanan yang dipungut dari bangsa Belanda di Indonesia tetapi diambil dari Perancis.

Di Belanda, kroket adalah sebuah makanan yang terdiri dari ragout yang dilapisi dengan putih telur dan tepung panir lalu digoreng.

Di Indonesia, biasanya kroket adalah gumpalan pure kentang berisi daging cincang yang dibumbui dan dicampur dengan sayuran seperti wortel atau buncis. Kroket dilumuri kocokan telur dan tepung panir sebelum digoreng di dalam minyak goreng yang banyak.
[sunting] Kroket di berbagai negara

Spanyol: Croquettes, dibuat dari daging ayam, dan termasuk ke dalam makanan pembuka (tapas).

Brazil: Croquettes atau croquetes, umumnya dibuat dari daging sapi, dan dijual di Brazil sebagai hidangan dari Jerman.

Meksiko: Croquettes dibuat dari ikan tuna dan kentang.

Republik Ceko: Krokety, bundar-bundar dan kecil, dibuat dari kentang, telur, tepung terigu, dan mentega.

Kuba: dibuat dari ham, daging babi, daging ayam, atau kombinasi ketiganya.

Amerika Serikat: Di Tampa, Florida, kroket dibuat dari daging kepiting yang seang musim, dan dilapis dengan tepung panir yang berasal dari Roti Kuba. Penduduk setempat menyebutnya deviled crab (croqueta de jaiba).[1]

Hongaria: Krokett, mirip dengan kroket di Republik Ceko, namun berbentuk lonjong dan sering diberi bumbu pala.

India: Alu-tikki adalah kroket kentang makanan khas India Utara yang dimakan sebagai makanan ringan. Sering juga disebut cutlet, dan bisa dijumpai di rumah makan siap saji.

Bangladesh: Mirip dengan Alu-tikki, tapi diberi nama Alu-chop dan di tengahnya diisi daging sapi.

Jepang: Korokke (コロッケ?) adalah makanan ringan yang populer, dan banyak dijual di pasar swalayan dan toko daging. Korokke dibuat dari kentang, dan umumnya berbentuk agak pipih. Isi kroket bisa bermacam-macam, mulai dari sayur-sayuran, daging sapi, babi, atau campuran daging babi dan sapi (aibiki). Selain itu, kroket berisi ragut daging kepiting (disebut kani korokke) dan udang juga populer. Menchi katsu (メンチカツ?) (minced cutlet) adalah sebutan untuk daging cincang yang dibalut tepung panir dan digoreng. Menchi katsu tidak dibuat dari kentang, dan bila tidak dinyatakan sebagai daging sapi, maka daging yang dipakai adalah campuran daging sapi dan babi.

Filipina: Croqueta adalah sebutan untuk kroket kentang dengan isi daging atau ikan.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
Cafe

16 September 2010

Kari Masakan India

Kari adalah nama untuk berbagai jenis makanan yang dimasak dengan rempah-rempah hingga mempunyai rasa tajam dan pedas. Kari adalah masakan asal Asia Selatan, terutama dari India yang telah meluas ke seluruh negara di kawasan Asia Pasifik dan Eropa.

Bumbu dan rempah-rempah yang digunakan untuk membuat kari sangat beragam dan tidak terbatas pada ketumbar, kunyit, merica, cabai, bubuk paprika, jintan, kayu manis, kapulaga, bunga lawang, kelabet, adas manis, daun salam koja, dan cengkeh. Jenis rempah-rempah yang digunakan bergantung jenis kari dan negara asal masakan. Bubuk kari (curry powder) atau masala adalah campuran dari berbagai jenis bumbu dan rempah yang pertama kali dibuat oleh orang Inggris pada zaman Kemaharajaan Britania karena rindu dengan kari India.

Dalam bahasa-bahasa Dravida, kari berarti sayuran dalam saus atau saus.Kata kerja karughi dalam bahasa Tamil berarti menggoreng dengan minyak banyak (atau membakar). Dalam bahasa Kannada, kari juga menggoreng atau hidangan gorengan.Dalam sebagian bahasa-bahasa India Selatan, kari secara harfiah berarti lauk (berbagai macam masakan sayuran dan daging) yang dimakan bersama nasi atau roti. Di negara-negara Barat, curry telah menjadi kosa kata bahasa Inggris untuk semua jenis masakan khas Asia Selatan dan Asia Tenggara yang dimasak dengan berbagai rempah-rempah.

Kepopuleran kari telah menyebar dari anak benua India ke dalam khazanah masakan dunia. Setiap negara memiliki jenis kari khas yang disesuaikan dengan selera orang di negara itu. Kari telah menjadi makanan dunia, dan diadopsi ke dalam masakan Thailand, masakan Inggris, dan masakan Jepang.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
Cafe

Emping

Emping Garut adalah makanan khas yang dikembangkan oleh warga masyarakat sekitar lereng Gunung Wilis, antara daerah Wungu dan Dagangan. Makanan ini dibuat dari garut (sejenis umbi-umbian) yang ditumbuk halus dan dikeringkan dan dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil yang setelah kering siap untuk digoreng. Citarasa emping ini gurih dan tidak mengandung kolesterol.
Pada awalnya, emping garut dikembangkan oleh Bapak H. Djan'im Romli asal RT. 1 RW. 1 Desa/Kec. Dagangan, yang pada awalnya Garut hanya dibuat kripik dan pati (tepung) garut, pada awal tahun 1990-an dicoba untuk dibuat menjadi emping garut. Setelah itu, diperkenalkan kepada masyarakat sekitar Dagangan tentang proses pembuatan emping garut itu sendiri.
Sampai saat ini, emping garut masih menjadi andalan industri rumah tangga di Ds./Kec. Dagangan, dengan jumlah produksi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tetapi, produksi emping garut bukan tanpa adanya hambatan. Hambatan terbesar yang dihadapi pengrajin adalah kurangnya pasokan bahan baku garut. Hal ini dikarenakan masa panen garut yang hanya satu kali dalam setahun, yaitu antara bulan Mei sampai Oktober.
Saat ini, Emping garut juga sudah merambah pasar luar kota, antara lain Kediri dan Malang. Dimana setiap bulannya, dari wilayah Ds./Kec. Dagangan sendiri memasok kurang lebih 1 sampai 2 ton Emping Garut ke dua kota tersebut
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Minuman
Japanese food

15 September 2010

Fondue berawal pada abad ke 18 di Neuchâtel, suatu daerah di negara Swiss. Penduduk di daerah tersebut berada jauh dari kota-kota besar dan ketika musim dingin tiba mereka sulit mendapatkan makanan segar. Mereka pun harus bertahan dengan memakan roti, cake dan keju yang dibuat pada musim panas dan disimpan hingga musim dingin. Keju dan roti basi yang mereka makan terasa tidak enak dan keras.Mereka kemudian menemukan bahwa keju tersebut akan terasa lebih enak dan lebih mudah dimakan apabila dipanaskan diatas api.Roti pun menjadi lebih lembut ketika dicelupkan ke dalam keju.Lalu mereka mulai menambahkan minuman anggur dan bumbu-bumbu lain untuk menjadikan makanan tersebut lebih lezat.Itulah awal mula ditemukannya fondue.

Penduduk desa yang miskin ketika itu tidak memiliki uang untuk membeli peralatan makan yang cukup, sehingga hanya menggunakan satu panci untuk makan beramai-ramai. Mereka pun harus berkumpul dekat api agar tetap hangat.Kedua hal tersebutlah yang menjadikan fondue sebagai makanan komunal yang dimakan bersama oleh suatu komunitas.

Para budak-budak memperkenalkan makanan ini kepada tuan mereka yang kebanyakan adalah pedagang dan bangsawan.Para bangsawan ini kemudian menyajikan fondue kepada teman-teman bangsawannya dari negara lain.

Jean Anthelme Brillat-Savarin, ahli kuliner dari Perancis, menyebutkan mengenai fondue dalam karyanya yang terkenal yaitu La Physiologie du Goût (Fisiologi Rasa) yang diterbitkan pertama kali di tahun 1825. Ia menceritakan mengenai Uskup dari Belley bernama Madot yang dalam suatu jamuan makan menggunakan sendok untuk memakan fondue dan bukannya garpu. Uskup tersebut pun menjadi bahan perbincangan di antara para tamu yang hadir pada jamuan makan itu. Brillat-Savarin juga mencantumkan resep fondue dalam bukunya tersebut. Selain itu, ia pernah juga membagikan cara membuat fondue kepada seorang pegawai restoran di Boston. Ketika itu Brillat-Savarin sedang mengasingkan diri di Amerika Serikat selama dua tahun setelah Revolusi Perancis.

Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
chinese food
Pizza
Nasi goreng

teknik memasak cara kabayaki

Kabayaki (蒲焼、蒲焼き、かばやき?) adalah salah satu cara memasak ikan dalam masakan Jepang. Setelah dibelah dan dibuang isi perut dan tulang, ikan ditusuk dengan tusukan besi/bambu, dan diberi saus yang terutama dibuat dari campuran kecap asin, mirin, gula pasir, dan sake.

Kabayaki berasal dari kata kaba atau gama (蒲?), nama Jepang untuk tanaman air yang disebut stok (Typha latifolia), dan yaki (焼?). Bunga betina Typha latifolia berbentuk gilig berwarna cokelat keemasan mirip unagi yang ditusuk sepanjang tubuh dan dibakar.

Jenis ikan yang biasa dibuat kabayaki, misalnya sidat jepang (nama Jepang: unagi), Conger myriaster (anago), sauri pasifik (sanma), dan sarden (iwashi). Meskipun demikian, ikan yang paling umum dibuat kabayaki adalah sidat jepang dan Conger myriaster. Bila hanya disebut kabayaki, maka kemungkinan besar yang dimaksudkan adalah unagi kabayaki. Sauri pasifik dan sarden yang dimasak cara kabayaki lebih sering dijual sebagai makanan kaleng.

Ada dua teknik memasak cara kabayaki, cara Kanto dan cara Kansai. Di daerah Kanto, ikan dikukus lebih dulu hingga matang sebelum dipanggang. Di daerah Kansai, ikan dipanggang tanpa dikukus. Sewaktu dikukus, lemak pada unagi menjadi jauh berkurang. Oleh karena itu, lemak pada unagi kabayaki ala Kanto lebih sedikit dibandingkan unagi kabayaki ala Kansai.

Unagi kabayaki dipercaya orang Jepang sebagai japanese food bergizi untuk menambah stamina sepanjang musim panas. Pada hari Doyō no Ushi musim panas (sekitar minggu ke-3 atau minggu ke-4 bulan Juli) terdapat tradisi makan unagi kabayaki sambil minum minuman khas jepang di seluruh Jepang.
Sumber: Wikipedia

14 September 2010

Meises Ceres

Cokelat butir atau meises adalah butiran-butiran cokelat yang digunakan sebagai teman makan roti, penghias dan penambah rasa pada cake, kue terang bulan, donat dan es krim. Di Belanda, meises disebut hagelslag dan variasinya disebut muisjes.

Meises sebagai teman makan roti hanya dinikmati di Indonesia dan Belanda. Konon orang Indonesia yang mengenal hagelslag dari orang Belanda sulit menyebutkan kata "hagelslag." Kebetulan cokelat butir banyak digemari gadis-gadis kecil Belanda (meisje) sehingga teman makan roti ini ikut-ikutan disebut meisje. Pengucapan "meisje" untuk cokelat butir menghasilkan beberapa variasi ejaan: meises, mises atau meisyes. Ada juga kemungkinan meises berasal dari kata muisjes karena bentuknya memang mirip.

PT Ceres merupakan salah satu produsen meises terbesar di Indonesia. Meises mempunyai berbagai variasi, meises klasik berwarna cokelat, rasa susu, meises cokelat dengan campuran berwarna-warni, dan meises aneka warna.

Di Amerika Serikat, meises disebut sprinkles dan di daerah seperti di New England dikenal sebagai jimmies. Cupcake dengan taburan meises warna-warni populer sebagai kue ulang tahun anak-anak di Amerika.

Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
chinese food
pizza
nasi goreng

Lomba Blog Berhadiah total 2 juta

lifetime


LIFETIME EATING EXPERIENCE!


Ayo Tulis Pengalaman Makan Paling Enak Seumur Hidupmu!




Berhadiah Voucher makan Gratis senilai total Rp. 2.000.000,- *


*untuk 5 Orang Pemenang

Mekanisme Lomba


Tema "Pengalaman Makan Paling Enak Seumur Hidup!"

  1. Coba ingat pengalaman makan enak seumur hidup kamu. Setelah itu tulis dalam blog kamu.

  2. Panjang tulisan bebas tapi harus menarik dan menggiurkan para pembaca untuk ikut makan.

  3. Kamu harus menampilkan link kata-kata berikut: restoran, makanan, atau minuman kemudian backlink ke http://id.openrice.com. Pilih salah satu keywords (kata) diatas atau cantumkan ketiganya dalam tulisanmu. Contoh : Restoran , Makanan , Minuman


Syarat Blog Peserta

  1. Peserta harus menjadi member OpenRice.

  2. Blog yang dilombakan adalah blog pribadi, bukan blog lembaga, dan peserta harus berdomisili di Jabodetabek.

  3. Tidak ada batasan umur bagi para peserta.

  4. Peserta harus memasang banner "Lifetime Eating Experience" di halaman depan blog (ambil kode badge di bagian bawah halaman ini)

  5. Setiap posting yang diikutsertakan dalam kompetisi harus menuliskan tag: OpenRice


Ketentuan Penulisan

  • Tulisan yang didaftarkan dibuat dalam kurun waktu satu tahun terakhir. (Postingan Lama boleh disertakan asal memenuhi persyaratan/diedit lagi)

  • Tulisan boleh dalam bahasa Indonesia atau Inggris.

  • Tulisan dapat dibuat dalam domain pribadi maupun dalam blog umum (blogspot, wordpress, multiply, dll).

  • Tulisan diambil dari pengalaman pribadi, bisa hanya berupa teks (lebih baik apabila memuat grafis, foto atau video agar lebih komunikatif).

  • Gaya penulisan bisa berbentuk tulisan formal, santai, maupun lucu

  • Tiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.

  • Batas waktu untuk melakukan pengiriman tulisan adalah 30 September 2010



SUMBER


08 September 2010

Menyantap Makanan Thailand Timur

Masakan Thai banyak memakai daging babi dan daging ayam, dan tidak terdapat banyak ragam masakan dengan daging sapi. Ikan air tawar dan ikan air laut dimasak dengan cara digoreng atau dibuat sup. Selain ikan, makanan laut yang populer adalah udang, kepiting, dan cumi-cumi. Sayuran yang populer adalah terung dan kangkung. Thailand sangat kaya dengan buah-buahan tropis seperti semangka, pisang, durian, manggis, jeruk, nenas, rambutan, pepaya, jeruk bali, dan lengkeng. Selain dimakan segar, buah-buahan juga dibuat sari buah dan manisan. Pepaya muda dibuat menjadi salad pepaya yang disebut som tam.

Penyedap yang umum dipakai orang Thai adalah kecap ikan yang disebut nam pla (น้ำปลา) dan terasi. Dibuat dari fermentasi udang atau ikan-ikan kecil seperti anchovy, nam pla memiliki rasa asin dan aroma ikan yang kuat.

Masakan Thai Tengah dan Thai Selatan memakai daun jeruk purut (bai makrut, ใบมะกรูด). Daun jeruk purut dipakai dalam berbagai sup Thai (misalnya tom yam) dan berbagai kari dari Thai Tengah dan Thai Selatan. Bumbu masak yang umum dipakai adalah bawang putih, lengkuas, serai, kunyit, dan temu kunci (krachai) yang diulek dengan berbagai jenis cabai untuk membuat bumbu kari. Selain daun kemangi yang disebut grapow (kraphao), masakan Thai juga memakai daun kemangi thai untuk beberapa jenis masakan seperti kari hijau.

Di antara bahan-bahan khas untuk masakan Thai adalah pahk chee (daun ketumbar), rahk pahk chee (akar ketumbar), pasta kari, pong kah-ree (bubuk kari), see-ew dahm (kecap asin hitam), gung haeng (ebi), pong pa-loh (bubuk lima rempah), nahmahn hoi (saus tiram), nahm prik pao (pasta cabai), dan tepung beras serta tapioka.

Di Thailand Timur Laut, serangga adalah makanan lezat. Kumbang air raksasa (Lethocerus indicus) (mang da; bahasa Thai: แมงดา) adalah makanan yang sangat populer, digoreng utuh atau dijadikan bumbu penyedap.[2] Kumbang air raksasa merupakan bahan utama pembuat nam prik mang da (nam prik kumbang air raksasa).
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Chinese food
Cake
Pizza

Ciri Khas Masakan Thailand

Masakan Thai atau masakan Thailand mencakup makanan dan minuman serta cara memasak khas Thailand. Ciri khas masakan Thai adalah rasa pedas dan penuh bumbu, namun dipadu dengan keseimbangan rasa manis, asin, masam, dan pedas.

Walaupun semuanya disebut masakan Thai, di Thailand terdapat empat jenis masakan daerah yang berasal dari empat daerah utama: Thailand Utara, Thailand Timur Laut (masakan Isan), Thailand Tengah, dan Thailand Selatan. Masing-masing masakan daerah mendapat pengaruh dari masakan Cina dan masakan negara-negara tetangga. Tidak seperti kari khas Thailand yang menggunakan rempah-rempah segar, kari Thailand Selatan memakai rempah-rempah kering yang digoreng seperti kari India. Ciri khas lain masakan Thailand Selatan adalah pemakaian santan dan kunyit segar. Mayoritas penduduk Thailand Selatan beragama Islam. Nenek moyang mereka datang dari anak benua India lebih dari dua ribu tahun lampau sehingga masakan Thailand Selatan mirip dengan masakan India.Masakan Thailand Timur Laut (Isan) sering memakai perasan limau, dan sangat dipengaruhi oleh masakan Laos. Sebagian besar makanan Thai yang dikenal sekarang merupakan adaptasi dari masakan Cina yang diperkenalkan di Thailand oleh orang Tio Ciu yang merupakan mayoritas orang Cina-Thai. Masakan yang mulanya berasal dari Cina, misalnya: jok, kwetiau rad na, khao kha moo (moo pa-loh), bamii (bahasa Thai: บะหมี่, mi kuah), dan khao mun gai

Bumbu dan rempah-rempah dipakai dalam keadaan segar (bukan rempah-rempah kering). Di antara bumbu-bumbu yang umum dalam masakan Thai adalah cabai rawit, cabai merah, santan, kecap ikan (nam pla), jahe, bawang putih, bawang merah, daun ketumbar, serai, terasi (kapi), gula jawa, dan asam jawa.
Sumber: Wikipedia

Lihat juga:
Restaurant
Restoran
Cafe

07 September 2010

Dubu Tahu Korea

Dubu atau tahu Korea (豆腐, 두부) adalah jenis tahu yang diproduksi di Korea. Dubu yang sejarahnya diperkenalkan dari Cina telah menjadi bagian kuliner masyarakat Korea. Orang Korea memanfaatkan Dubu untuk membuat berbagai jenis masakan.
Referensi awal mengenai dubu dapat ditemukan dalam Catatan Mogeun (Mogeunjip) yang ditulis oleh Yi Saek (bernama pena Mogeun, 1328-1396) pada zaman Dinasti Goryeo (938-1392). Dalam satu puisinya, Yi Saek menuliskan tentang kelezatan dubu yang baru saja dibuat.

Referensi lain menuliskan tentang cara memasak dubu dalam Yangchonjip oleh Gwon Geun serta Heo Gyun (1569-1618), seorang sastrawan Dinasti Joseon yang menuliskan dalam Domundaejak tentang kelembutan rasa dubu yang dijual pedagang di luar Gerbang Changui. Sebuah catatan di Sejongsillok (Catatan Pemerintahan Raja Sejong) menyebutkan bahwa seorang Kaisar Ming memuji bahwa wanita Korea sangat terampil memasak masakan yang mewah dan juga menganggap tahu Korea sangat lezat.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa teknik membuat tahu diperkenalkan dari daratan Cina ke Korea pada zaman Dinasti Goryeo di abad ke-10 dan 12 dan dari Korea kemudian diperkenalkan ke Jepang. Sejak lama orang Korea telah mengembangkan keterampilan memproses kedelai dalam beragam cara. Selain dubu, mereka juga memproduksi bermacam-macam jenis masakan dari kedelai yang difermentasikan seperti ganjang (kecap asin) dan doenjang (pasta kacang kedelai).Karakteristik tahu Korea adalah teksturnya yang tidak terasa keras atau lembut, di antara tahu Cina atau Jepang. Orang Jepang memperkenalkan lebih banyak lagi jenis tahu ke Korea semasa Penjajahan Jepang atas Korea (1910-1945).
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
nasi goreng
Nelayan Restoran
Laguna

Galbi Masakan Korea

Galbi atau Galbi-gui adalah masakan Korea berupa daging iga sapi panggang yang dipotong pendek-pendek.Dalam bahasa Korea, galbi berarti iga (short ribs) atau daging yang ada di sekitar tulang iga. Terkadang, makanan ini juga bisa dibuat dengan memakai iga babi. Galbi bisa dibumbui atau dimasak tanpa bumbu. Bila dibumbui, biasanya daging iga direndam di dalam saus yang terbuat dari sari buah pir asia, arak beras, kecap asin, bawang putih, minyak wijen, dan gula. Saus ini bisa dibuat lebih pedas atau lebih jernih sesuai selera.

Ketika dipanggang, daging iga biasanya diiris sepanjang tulangnya. Hal ini supaya saus tadi bisa meresap ke dalam daging dengan lebih cepat, daging bisa matang lebih cepat, dan daging bisa lebih mudah dikonsumsi dengan sumpit setelah matang. Di Korea dan beberapa negara lainnya, daging iga untuk galbi yang sudah diiris telah tersedia di pasar swalayan dan toko daging.

Kalbi biasanya disajikan di rumah makan yang dikenal dengan nama galbijip (rumah galbi). Pengunjung memanggang sendiri daging galbi di atas pemanggang yang ada di masing-masing meja. Daging ini kemudian dibungkus dengan daun selada, daun perilla, atau daun sayur-sayuran lainnya. Sebelum dimakan, daging yang sudah dibungkus daun dicelupkan lebih dulu di dalam ssamjang, yakni saus yang terbuat dari campuran pasta kacang kedelai dan cabai merah.
Sumber:Wikipedia

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
Cafe

06 September 2010

Coffee Toffee Hadir di Sekolah

LARIS : Para siswa terlihat antri membeli kopi di Coffee Toffee di kantin sekolah Stella Maris School, Bumi Serpong Damai, Tangerang. Kopi beraneka rasa ini telah berhasil menggaet pelanggan di kalangan para remaja.

NONGKRONG sambil minum kopi tidak hanya dilakukan kalangan eksekutif muda ataupun sosialita berduit. Anak sekolah ternyata juga menyukai kegiatan ini. Rutinitas menenggak secangkir kopi sambil berbincang dengan sahabat ternyata sudah melebar menjadi gaya hidup di kota besar.

Tidak hanya kalangan pekerja kantoran dan eksekutif berdasi, anak muda bahkan usia sekolah ternyata juga sangat suka melakoninya. Gerai Coffee Toffee akhirnya memberikan sarana untuk itu. Sejarah kopi yang menjelma menjadi minuman nikmat dan favorit dimulai dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia (sekarang namanya Etiopia) yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu menggembala sekitar abad ke-9 Masehi.Dari sana,lalu menyebar ke daratan Mesir dan Yaman. Kemudian pada abad ke-15 menjangkau lebih luas lagi ke Persia, Mesir,Turki,dan Afrika Utara. Namun, ada yang mengatakan sejarah kopi ini berawal dari Abessynia.Tapi lain cerita,di mana Ali al-Shadili yang gemar meminum sari biji kopi untuk membuatnya tetap terjaga demi menjalankan salat malam.

Dari sinilah, akhirnya khasiat kopi menyebar sebagai minuman penghilang kantuk. Kopi ternyata tidak begitu saja menjadi salah satu minuman favorit dunia yang digemari. Awalnya di Italia,pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi tersebut dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang, juga menghukum orang-orang yang minum kopi.Tidak hanya di Italia, pada 1656 Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Namun,seiring waktu berjalan, keberadaan kopi mulai diakui sebagai minuman favorit.

Tidak heran berbagai gerai minuman kopi mulai tumbuh di mana-mana.Begitu juga dengan Coffee Toffee. Coffee Toffee didirikan pertama kali pada akhir 2005 di Kota Surabaya oleh Odi Anindito. Pada awalnya Coffee Toffee hanya sebuah kios coffee kecil yang untuk tempat berkumpul kalangan sendiri, teman, dan rekan-rekan dekat saja. Seiring dengan berjalannya waktu, dari sering bertemu serta dari omongan mulut ke mulut, ternyata sambutan pasar terhadap produk dan konsep yang ditawarkan gerai kopi ini cukup bagus. Berbekal hal tersebut,maka pada 2006 pengelola menambah dua gerai Coffee Toffee di Surabaya.

Bisnis ini pun berkembang pesat. Hingga 2009 Coffee Toffee telah mempunyai 60 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan terpilih sebagai salah satu trend setter di industri kopi ritel Indonesia oleh sebuah majalah bisnis terkemuka. Visinya antara lain menjadikan kedai kopi lokal yang dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan selalu memberikan produk dan layanan terbaik dengan bahanbahan baku lokal terpilih dengan harga terjangkau. Coffee Toffee mencoba memberikan konsep baru dalam menyediakan minuman berbahan dasar kopi dalam berbagai rasa dan dirimu secara khusus dengan menggunakan konsep drive-thru atau take away.

Karena itu, tidak hanya di mal atau plaza, lokasi gerai Coffee Toffee juga merambah gedung perkantoran, arena rekreasi, dan kantin sekolah. Seperti juga yang dibuka di Stella Maris School,Jalan Artha Kencana 1, Sektor 12, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten ini. Menutur pemilik Coffee Toffee cabang Stella Maris School,Natalia Sjoekoer, dirinya sengaja memilih sekolah sebagai lokasi gerai karena memang kebiasaan minum kopi saat ini juga sering dilakoni anak muda, bahkan usia sekolah.Kebanyakan mereka menikmatinya saat istirahat ataupun setelah pulang sekolah. “Saya pikir dulu anak-anak bakal banyak membeli minumannya yang cokelat atau teh, ternyata banyak juga yang memilih espresso.

Gaya hidup minum kopi saat ini ternyata sudah merambah anak kecil,” tutur Natalia yang memang pencinta kopi sejati itu. Dia menuturkan,gerainya yang dibuka sejak Januari 2008 ini ratarata bisa menjual hingga 70 cup minuman. Selain anak sekolah, konsumennya adalah ibu-ibu yang mengantar anaknya serta guru-guru Stella Maris School.Namun, tidak menutup kemungkinan anak dari sekolah lain di sekitar perumahan BSD juga mampir ke gerai ini. “Siswa Stella Maris School saja ada 1.300 orang. Itu target market kami. Tetapi, ada juga anak yang tidak sekolah di sini, tetapi minum kopi di Coffee Toffee karena memiliki teman di Stella Maris.
Kebanyakan setiap pagi mereka memesan terlebih dahulu untuk diminum saat istirahat,”kata Natalia.

Keunggulan Coffee Toffee, Natalia menyebutkan, selain rasanya yang berbeda dibandingkan kopi di outlet lain, juga harganya yang relatif terjangkau.Tak ayal, anak sekolah dengan uang saku tidak seberapa banyak juga yang mampu membelinya. “Meski murah, kualitas Coffee Toffee layak disejajarkan merek lain yang sudah lama eksis,”ujarnya. Karena letaknya di lingkungan sekolah, Coffee Toffee cabang Stella Maris School yang berkapasitas 40 orang ini waktu bukanya terbatas.

Setiap Senin sampai Jumat mulai buka sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.Pada Sabtu buka sampai pukul 14.00 WIB. Sementara Minggu dan hari libur tutup. (rendra hanggara- Seputar Indonesia)
Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga: Makanan, Japanese food

03 September 2010

Dongchimi Khas Korea

Dongchimi adalah kimchi yang dibuat dari daikon, sawi, daun bawang, cabai hijau, jahe, bae, dan air asin. Kimchi jenis ini berair karena direndam di dalam air asin. Sesuai dengan namanya, dong berarti musim dingin, dan chimi (hangul: 치미, istilah kuno untuk kimchi), dongchimi umumnya dimakan selama musim dingin.[1] Jenis kimchi ini merupakan kimchi asli dan cara membuatnya telah lama dipraktikkan di Korea.[2] Berbeda dengan kimchi yang diberi saus pedas gochujang, dongchimi cocok disajikan untuk orang tua atau pasien karena bergizi dan mudah dicerna.[2] Ciri khas rasanya adalah segar dan aromanya unik dan biasa dikonsumsi dengan semangkuk nasi.[2]

Seperti halnya jenis kimchi yang lain, dongchimi juga merupakan hasil fermentasi, namun lama fermentasi hanya 2-3 hari. Orang Korea sering membuat dongchimi sebelum tibanya gimjangcheol (hangul: 김장철, musim membuat kimchi, biasanya pada akhir musim gugur).

Kuah bening dongchimi dipakai sebagai dasar kuah sup sewaktu membuat dongchimi guksu (동치미국수 sup mi dingin Korea yang dibuat dari dongchimi) dan naengmyeon. Dongchimi juga dihidangkan sewaktu orang memakan tteok atau ubi kukus.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan restoran
Laguna

02 September 2010

Maeuntang Sup Ikan Pedas Khas Korea

Maeuntang (sup pedas) adalah masakan sup ikan pedas khas Korea yang direbus dengan saus gochujang. Asal nama maeuntang adalah kata maeun yang berarti pedas dan tang yang berarti sup. Bahan utama maeuntang adalah ikan air tawar atau laut segar yang direbus bersama saus gochujang, bubuk cabai (gochugaru), sayuran hijau seperti, selada air, tanaman ssuk-gat (garland chrysanthemum) serta bawang, lobak, daging sapi, cabai, zucchini, tahu, dan berbagai jenis bumbu dan rempah-rempah.

Banyak restoran yang menjual menu sup ini dengan mengizinkan para pembeli memilih sendiri ikan yang mereka inginkan dari aquarium. Jenis ikan yang umum dicari pembeli adalah ikan kakap merah, kerapu, yellow corvina, kod, tigawaja, pollack, dan ikan air tawar seperti ikan mas dan trout. Adapula pilihan lain seperti kepiting, kerang dan tiram.

Sup ini sangat populer sebagai teman minum soju dan hoe (ikan mentah). Jika memesan maeuntang bersama hoe, maka hoe akan dibuat dari jenis ikan yang dipesan.

Sumber: Wikipedia

LihatJuga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna

01 September 2010

Buka Bersama Swiss -Belhotel

Manajemen dan karyawan Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta mengadakan acara buka puasa bersama masyarakat sekitar hotel dan panti asuhan pada tanggal 16 Agustus 2010 bertempat di Jasmine Ballroom. Acara buka puasa disertai ceramah agama yang disampaikan oleh Bapak Ustadz Ahmad Turmudi.

Acara ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta kepada masyarakat sekitar. Selain itu, manajemen dan karyawan juga membagikan bingkisan lebaran kepada anak-anak dari Panti Asuhan Nuruh Iman Menteng Raya.

Selama bulan suci Ramadhan, Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta menawarkan berbagai paket promo menarik, seperti: Crystal Kafe yang berlokasi di lantai dua, menawarkan sajian istimewa bagi tamu, seperti Buffet Makan Siang Sepuasnya dengan harga Rp. 77.777nett/ orang dan juga Buffet Buka Puasa Bersama Makan Berlima Gratis 1 orang dengan harga Rp. 88.888 nett/ orang termasuk tajil, kopi & teh dan tempat sholat.

Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga:
The cafe
coffe bean
Starbucks