07 Oktober 2010
Mirin dalam Masakan jepang
Kandungan alkohol pada mirin dapat menghilangkan rasa amis pada ikan dan mengurangi risiko hancur bahan makanan yang dimasak. Kandungan gula pada mirin digunakan untuk menambah rasa manis bahan makanan yang dimasak, membuat mengkilat bahan makanan yang dimasak cara teriyaki dan menambah harum masakan.
Mirin diminum di Jepang sebagai campuran Shirozake yang diminum pada perayaan Hina Matsuri atau campuran sake yang diminum pada tradisi toso mendoakan keselamatan di hari pertama tahun baru. Di Jepang, mirin merupakan minuman keras sama halnya seperti bir atau wiski yang dikenakan pajak minuman keras dan pembuatannya juga memerlukan izin khusus. Sampai tahun 1996, mirin hanya bisa dibeli di toko yang mempunyai izin menjual minuman keras, tapi sekarang boleh dijual di mana saja dan penjual hanya memerlukan izin menjual mirin secara eceran.
Mirin-fū (みりん風?) adalah bumbu dapur dengan rasa seperti mirin, tapi biasanya mengandung alkohol di bawah 1 persen, dibuat dari cairan gula yang berasal dari beras (mizu ame) ditambah bumbu masak dari bahan kimia. Di Jepang, mirin-fū tidak dikenakan pajak minuman keras sehingga dapat dijual dengan harga murah. Hon-mirin (本みりん?) adalah sebutan yang sering dipakai untuk mirin asli, digunakan untuk membedakan mirin asli dengan mirin buatan.
sumber: wikipedia
04 Oktober 2010
Tauco dari Kedelai
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
minuman
japanese food
chinese food
01 Oktober 2010
Wayo-Men Japanese pasta
Bosan dengan Italian style white creamy atau tomato base pasta? Cobalah Bang2 Chicken Pasta Wayo-Men yang disajikan dengan campuran vegetables, grilled chicken dengan Japanese goma sauce. Atau apakah Anda pencinta seafood sekaligus pecinta pedas? Cobalah Okinawan Festive, seafood soup pasta pedas dengan racikan original Wayo-Men spicy miso akan memberikan pengalaman baru dalam pasta kuliner yang Anda cicipi.
Pernah mencoba satu hidangan dengan dua style rasa yang berbeda? Wayo-Men menyajikan menu Ayam Kuah Pasta with Ra-Oil. Pertama, coba dulu beberapa suap pasta tanpa soup. Setelah itu, masukan chicken soup ke dalam pasta yang tersedia. Dijamin, yang akan terlintas dalam pikiran Anda, “Lho, mengapa rasanya jadi lain ya?”
Set menu di Wayo-Men juga sangat terjangkau. Tiga set menu yang bisa dipilih adalah Healthy Set Menu, Soup Pasta Menu, dan Spice Set Menu. Dengan perpaduan pilihan original pasta dan Japanese mini burger, dengan kurang dari Rp 50.000, kita bisa menikmati hidangan yang membuat kenyang. Terjangkau bukan?
Satu lagi keunikan Wayo-Men, pada menu Japanese Burger, Wayo-Men membuat sendiri (in-house) burger bun yang digunakan: always fresh from the oven! Disajikan dengan beef atau chicken dengan racikan teriyaki sauce chef Wayo-Men, Japanese burger Wayo-Men dijamin bisa membuat ketagihan.
Saat mampir, jangan lupa mencicipi Japanese Donburi Rice. Cobalah Crunch Fish Don, Spicy Chicken Don, atau Wayo-Men’s Original Omelets Rice. Untuk side dish, bisa dicoba Popcorn Dory atau Agedashitofu with Ra-oil. Dessert? Tenang saja, ada in-house made dessert seperti Green Tea Tiramisu dan Japanese Roll Cake.
Yang menarik, Wayomen melakukan penggantian dan penambahan menu baru setiap 3-4 bulan. Sepertinya, sudah menjadi komitmen Wayo-Men untuk selalu memberikan pengalaman Japanese Pasta culinary yang baru kepada pengunjungnya. Always something different. Always something new!
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga :
Chinese food
Minuman
20 September 2010
Ciri Khas Nasi Grombyang
Ciri khas Grombyang terletak pada tempat jualannya berupa kulai besar, tempat nasi ditutupi dengan kain merah, dan penerangan remang-remang dengan lampu templok. Ciri lainnya, pembeli menikmati hidangan dengan duduk di dingklik (kursi kecil pendek).
Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan. Namun, menurut penuturan para orang tua di Pemalang, makanan khas Grombyang sudah ada sejak tahun 1960-an. Pada waktu itu penjual Grombyang menjual dagangannya tidak menetap seperti sekarang tetapi berkeliling kampung. Penjual nasi grombyang yang terkenal yaitu Bp. H. Warso di Jl. R.E. Martadinata, dekat alun-alun dan Bp. H.Waridin di Sirandu, bekas terminal lama Pemalang.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
minuman
Japanese food
Chinese food
16 September 2010
Emping
Pada awalnya, emping garut dikembangkan oleh Bapak H. Djan'im Romli asal RT. 1 RW. 1 Desa/Kec. Dagangan, yang pada awalnya Garut hanya dibuat kripik dan pati (tepung) garut, pada awal tahun 1990-an dicoba untuk dibuat menjadi emping garut. Setelah itu, diperkenalkan kepada masyarakat sekitar Dagangan tentang proses pembuatan emping garut itu sendiri.
Sampai saat ini, emping garut masih menjadi andalan industri rumah tangga di Ds./Kec. Dagangan, dengan jumlah produksi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tetapi, produksi emping garut bukan tanpa adanya hambatan. Hambatan terbesar yang dihadapi pengrajin adalah kurangnya pasokan bahan baku garut. Hal ini dikarenakan masa panen garut yang hanya satu kali dalam setahun, yaitu antara bulan Mei sampai Oktober.
Saat ini, Emping garut juga sudah merambah pasar luar kota, antara lain Kediri dan Malang. Dimana setiap bulannya, dari wilayah Ds./Kec. Dagangan sendiri memasok kurang lebih 1 sampai 2 ton Emping Garut ke dua kota tersebut
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
Minuman
Japanese food
15 September 2010
teknik memasak cara kabayaki
Kabayaki berasal dari kata kaba atau gama (蒲?), nama Jepang untuk tanaman air yang disebut stok (Typha latifolia), dan yaki (焼?). Bunga betina Typha latifolia berbentuk gilig berwarna cokelat keemasan mirip unagi yang ditusuk sepanjang tubuh dan dibakar.
Jenis ikan yang biasa dibuat kabayaki, misalnya sidat jepang (nama Jepang: unagi), Conger myriaster (anago), sauri pasifik (sanma), dan sarden (iwashi). Meskipun demikian, ikan yang paling umum dibuat kabayaki adalah sidat jepang dan Conger myriaster. Bila hanya disebut kabayaki, maka kemungkinan besar yang dimaksudkan adalah unagi kabayaki. Sauri pasifik dan sarden yang dimasak cara kabayaki lebih sering dijual sebagai makanan kaleng.
Ada dua teknik memasak cara kabayaki, cara Kanto dan cara Kansai. Di daerah Kanto, ikan dikukus lebih dulu hingga matang sebelum dipanggang. Di daerah Kansai, ikan dipanggang tanpa dikukus. Sewaktu dikukus, lemak pada unagi menjadi jauh berkurang. Oleh karena itu, lemak pada unagi kabayaki ala Kanto lebih sedikit dibandingkan unagi kabayaki ala Kansai.
Unagi kabayaki dipercaya orang Jepang sebagai japanese food bergizi untuk menambah stamina sepanjang musim panas. Pada hari Doyō no Ushi musim panas (sekitar minggu ke-3 atau minggu ke-4 bulan Juli) terdapat tradisi makan unagi kabayaki sambil minum minuman khas jepang di seluruh Jepang.
Sumber: Wikipedia
14 September 2010
Lomba Blog Berhadiah total 2 juta
LIFETIME EATING EXPERIENCE!
Ayo Tulis Pengalaman Makan Paling Enak Seumur Hidupmu!
Berhadiah Voucher makan Gratis senilai total Rp. 2.000.000,- *
*untuk 5 Orang Pemenang
Mekanisme Lomba
Tema "Pengalaman Makan Paling Enak Seumur Hidup!"
- Coba ingat pengalaman makan enak seumur hidup kamu. Setelah itu tulis dalam blog kamu.
- Panjang tulisan bebas tapi harus menarik dan menggiurkan para pembaca untuk ikut makan.
- Kamu harus menampilkan link kata-kata berikut: restoran, makanan, atau minuman kemudian backlink ke http://id.openrice.com. Pilih salah satu keywords (kata) diatas atau cantumkan ketiganya dalam tulisanmu. Contoh : Restoran , Makanan , Minuman
Syarat Blog Peserta
- Peserta harus menjadi member OpenRice.
- Blog yang dilombakan adalah blog pribadi, bukan blog lembaga, dan peserta harus berdomisili di Jabodetabek.
- Tidak ada batasan umur bagi para peserta.
- Peserta harus memasang banner "Lifetime Eating Experience" di halaman depan blog (ambil kode badge di bagian bawah halaman ini)
- Setiap posting yang diikutsertakan dalam kompetisi harus menuliskan tag: OpenRice
Ketentuan Penulisan
- Tulisan yang didaftarkan dibuat dalam kurun waktu satu tahun terakhir. (Postingan Lama boleh disertakan asal memenuhi persyaratan/diedit lagi)
- Tulisan boleh dalam bahasa Indonesia atau Inggris.
- Tulisan dapat dibuat dalam domain pribadi maupun dalam blog umum (blogspot, wordpress, multiply, dll).
- Tulisan diambil dari pengalaman pribadi, bisa hanya berupa teks (lebih baik apabila memuat grafis, foto atau video agar lebih komunikatif).
- Gaya penulisan bisa berbentuk tulisan formal, santai, maupun lucu
- Tiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
- Batas waktu untuk melakukan pengiriman tulisan adalah 30 September 2010
06 September 2010
Coffee Toffee Hadir di Sekolah
NONGKRONG sambil minum kopi tidak hanya dilakukan kalangan eksekutif muda ataupun sosialita berduit. Anak sekolah ternyata juga menyukai kegiatan ini. Rutinitas menenggak secangkir kopi sambil berbincang dengan sahabat ternyata sudah melebar menjadi gaya hidup di kota besar.
Tidak hanya kalangan pekerja kantoran dan eksekutif berdasi, anak muda bahkan usia sekolah ternyata juga sangat suka melakoninya. Gerai Coffee Toffee akhirnya memberikan sarana untuk itu. Sejarah kopi yang menjelma menjadi minuman nikmat dan favorit dimulai dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia (sekarang namanya Etiopia) yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu menggembala sekitar abad ke-9 Masehi.Dari sana,lalu menyebar ke daratan Mesir dan Yaman. Kemudian pada abad ke-15 menjangkau lebih luas lagi ke Persia, Mesir,Turki,dan Afrika Utara. Namun, ada yang mengatakan sejarah kopi ini berawal dari Abessynia.Tapi lain cerita,di mana Ali al-Shadili yang gemar meminum sari biji kopi untuk membuatnya tetap terjaga demi menjalankan salat malam.
Dari sinilah, akhirnya khasiat kopi menyebar sebagai minuman penghilang kantuk. Kopi ternyata tidak begitu saja menjadi salah satu minuman favorit dunia yang digemari. Awalnya di Italia,pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi tersebut dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang, juga menghukum orang-orang yang minum kopi.Tidak hanya di Italia, pada 1656 Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Namun,seiring waktu berjalan, keberadaan kopi mulai diakui sebagai minuman favorit.
Tidak heran berbagai gerai minuman kopi mulai tumbuh di mana-mana.Begitu juga dengan Coffee Toffee. Coffee Toffee didirikan pertama kali pada akhir 2005 di Kota Surabaya oleh Odi Anindito. Pada awalnya Coffee Toffee hanya sebuah kios coffee kecil yang untuk tempat berkumpul kalangan sendiri, teman, dan rekan-rekan dekat saja. Seiring dengan berjalannya waktu, dari sering bertemu serta dari omongan mulut ke mulut, ternyata sambutan pasar terhadap produk dan konsep yang ditawarkan gerai kopi ini cukup bagus. Berbekal hal tersebut,maka pada 2006 pengelola menambah dua gerai Coffee Toffee di Surabaya.
Bisnis ini pun berkembang pesat. Hingga 2009 Coffee Toffee telah mempunyai 60 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan terpilih sebagai salah satu trend setter di industri kopi ritel Indonesia oleh sebuah majalah bisnis terkemuka. Visinya antara lain menjadikan kedai kopi lokal yang dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan selalu memberikan produk dan layanan terbaik dengan bahanbahan baku lokal terpilih dengan harga terjangkau. Coffee Toffee mencoba memberikan konsep baru dalam menyediakan minuman berbahan dasar kopi dalam berbagai rasa dan dirimu secara khusus dengan menggunakan konsep drive-thru atau take away.
Karena itu, tidak hanya di mal atau plaza, lokasi gerai Coffee Toffee juga merambah gedung perkantoran, arena rekreasi, dan kantin sekolah. Seperti juga yang dibuka di Stella Maris School,Jalan Artha Kencana 1, Sektor 12, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten ini. Menutur pemilik Coffee Toffee cabang Stella Maris School,Natalia Sjoekoer, dirinya sengaja memilih sekolah sebagai lokasi gerai karena memang kebiasaan minum kopi saat ini juga sering dilakoni anak muda, bahkan usia sekolah.Kebanyakan mereka menikmatinya saat istirahat ataupun setelah pulang sekolah. “Saya pikir dulu anak-anak bakal banyak membeli minumannya yang cokelat atau teh, ternyata banyak juga yang memilih espresso.
Gaya hidup minum kopi saat ini ternyata sudah merambah anak kecil,” tutur Natalia yang memang pencinta kopi sejati itu. Dia menuturkan,gerainya yang dibuka sejak Januari 2008 ini ratarata bisa menjual hingga 70 cup minuman. Selain anak sekolah, konsumennya adalah ibu-ibu yang mengantar anaknya serta guru-guru Stella Maris School.Namun, tidak menutup kemungkinan anak dari sekolah lain di sekitar perumahan BSD juga mampir ke gerai ini. “Siswa Stella Maris School saja ada 1.300 orang. Itu target market kami. Tetapi, ada juga anak yang tidak sekolah di sini, tetapi minum kopi di Coffee Toffee karena memiliki teman di Stella Maris.
Kebanyakan setiap pagi mereka memesan terlebih dahulu untuk diminum saat istirahat,”kata Natalia.
Keunggulan Coffee Toffee, Natalia menyebutkan, selain rasanya yang berbeda dibandingkan kopi di outlet lain, juga harganya yang relatif terjangkau.Tak ayal, anak sekolah dengan uang saku tidak seberapa banyak juga yang mampu membelinya. “Meski murah, kualitas Coffee Toffee layak disejajarkan merek lain yang sudah lama eksis,”ujarnya. Karena letaknya di lingkungan sekolah, Coffee Toffee cabang Stella Maris School yang berkapasitas 40 orang ini waktu bukanya terbatas.
Setiap Senin sampai Jumat mulai buka sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.Pada Sabtu buka sampai pukul 14.00 WIB. Sementara Minggu dan hari libur tutup. (rendra hanggara- Seputar Indonesia)
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga: Makanan, Japanese food
30 Agustus 2010
Pusat Makanan Khas Indonesia
Di Jakarta, dan sepeti kota-kota besar lainnya di Indonesia, Rumah Makan Padang yang paling banyak dijumpai. Hampir di seluruh tempat di Jakarta, dengan mudah dijumpai rumah makan yang manyajikan masakan asal Minang ini. Jakarta juga memiliki makanan khasnya, yang paling terkenal adalah Kerak Telor dan Soto Betawi.
Selain itu di Jakarta juga bisa ditemukan makanan tradisional dari daerah misalnya makanan khas Jawa Timur dan Bali yang disajikan di Restoran Pondok Prapanca berupa Rawon,Soto Sulung, Rujak Cingur, Nasi Bali, Sate Bali. Malah tersedia juga Kupang Lontong dan Semanggi Surabaya. Alamat Restoran Pondok Prapanca di Jalan Nipah XV no.3 Sebelum Kantor Wlikota Jakarta Selatan.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
Makanan
Minuman
Japanese food
25 Agustus 2010
Mengenali Makanan Berbahaya
Analisis Hazard dan Control Points Kritis (HACCP) Flowchart
Keracunan makanan telah diakui sebagai penyakit manusia sejak sedini Hippocrates Penjualan tengik, terkontaminasi atau. Dicampur makanan biasa sampai pengenalan kebersihan, pendinginan, dan kontrol kutu pada abad ke-19. Penemuan teknik untuk membunuh bakteri menggunakan panas dan studi mikrobiologi lainnya oleh para ilmuwan seperti Louis Pasteur memberikan kontribusi terhadap standar sanitasi modern yang di mana-mana di negara-negara berkembang hari ini. Ini kemudian didukung oleh karya Justus von Liebig, yang menyebabkan perkembangan penyimpanan makanan modern dan metode pengawetan makanan Dalam beberapa tahun terakhir lebih, pemahaman yang lebih besar dari penyebab penyakit karena makanan telah menyebabkan pembangunan. pendekatan yang lebih sistematis seperti Analisis Bahaya dan Critical Control Point (HACCP), yang dapat mengidentifikasi dan menghilangkan banyak risiko.
langkah-langkah yang disarankan untuk memastikan keamanan pangan termasuk mempertahankan daerah persiapan bersih dengan makanan dari berbagai jenis tetap terpisah, memastikan suhu memasak yang memadai, dan pendingin makanan segera setelah memasak.
Makanan dan minuman yang mudah merusak, seperti daging, susu dan makanan laut, harus siap dengan cara tertentu agar tidak mencemari orang-orang yang mereka siap. Dengan demikian, aturan umum praktis adalah bahwa makanan yang dingin (seperti produk susu) harus disimpan makanan dingin dan panas (seperti sup) harus terus panas sampai penyimpanan. Dingin daging, seperti ayam, yang akan dimasak tidak harus ditempatkan pada suhu ruang untuk pencairan, dengan risiko pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti salmonella atau E. coli.
Sumber: Alih bahasa dari en.wikipedia.org
Lihat Juga : Japanese food
19 Agustus 2010
Wisata Kuliner di Kota Kupang
Lihat Juga:
makanan
minuman
Japanese Food
18 Agustus 2010
wisata kuliner di Pasar Semawis Semarang
Pasar Semawis bermula dengan diadakannya Pasar Imlek Semawis di tahun 2004, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia.
Buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam disepanjang jalan Gang Warung, Pecinan - Semarang, Pasar Semawis menyajikan beraneka ragam hidangan yang bisa anda pilih bersama keluarga mulai dari pisang plenet khas Semarang, nasi ayam, es puter, kue serabi, aneka sate, bubur kacang hingga menu - menu steamboat yang menarik untuk dicicipi. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini buka mulai jam 6 sore hingga tengah malam.
Suasana Pasar Semawis circa tahun 2005
Pasar Semawis terletak di jalan Gang Warung, untuk menuju kesana, ada beberapa jalan yang bisa dipilih. Dari jalan Gajahmada, dapat masuk lewat jalan Wotgandul Barat > Plampitan > Kranggan > parkir di jalan Beteng. Dari jalan Gajah Mada juga dapat masuk langsung ke jalan Kranggan lewat perempatan Depok. Jalur lain adalah lewat Pasar Johar atau Jurnatan, masuk lewat jalan Pekojan > parkir di jalan Gang Pinggir. Setiap akhir minggu malam saat Waroeng Semawis digelar, beberapa jalan di Pecinan ditutup salah satu ujungnya, yaitu jalan Gang Besen, Gang Tengah, Gambiran, Gang Belakang dan Gang Baru. Jalan - jalan tersebut dapat digunakan untuk parkir kendaraan pengunjung
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
makanan
minuman
japanese food
16 Agustus 2010
Lontong untuk berbuka puasa
Karena dikukus dalam daun pisang, lontong dapat berwarna hijau di luarnya, sedangkan berwarna putih di dalamnya. Lontong banyak ditemui di pelbagai daerah di Indonesia sebagai pengganti nasi putih. Walau juga dibuat dari beras, lontong memiliki aroma yang khas. Yang pasti lontong dan ketupat adalah makanan masakan khas asli dan original buatan Indonesia. Keasliannya tak ubahnya dengan Warok. Kalaupun ada lontong dan ketupat di negara lainnya seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Itu tidak lain adalah budaya serapan yang dibawa oleh perantau Indonesia ke negeri tersebut sejak dulu kala.
Sumber: Wikipedia
Pada bulan Puasa ini Lontong banyak ditemui dijajakan untuk sajian berbuka puasa, mungkin karena texturnya yang lembut pas untuk mengganjal perut pas berbuka dan sebelum melaksanakan sholat.
Lihat Juga:
makanan
minuman
japanese food
12 Agustus 2010
Wisata Kuliner di Kediri
Di kecamatan terdapat pusat aneka jajanan maupun makanan khas dari Kota Kediri , yaitu gethuk pisang, tahu,( kita bisa memilih tahu kuning atau tahu putih ), stick tahu yang semuanya berada di jalan Pattimura. Aneka makanan yang diolah dari 02 atau bekicot, seperti sate 02, keripik 02, Kreco, dapat di temui di daerah sekitar jalan Panglima Sudirman. Masih ada lagi makanan khas kota kediri, yaitu pecel kediri dan sambal tumpang kediri , serta nasi campur yang merupakan perpaduan antara sambal pecel dan sambal tumpang, makanan khas ini dapat anda jumpai di sepanjang jalan Dhoho saat malam menjelang, di jalan Dhoho juga terdapat banyak toko pakaian, aneka kerajinan dan swalayan - swalayan, jalan Dhoho ini ibarat jalan Malioboro di Yogyakarta, tapi versi Kota Kediri. Kesemua tempat itu berada pada satu jalur jalan yang saling berdekatan, dan tentunya berada di pusat kota. Juga masih terdapat Soto Kediri yang pedagangnya tersebar di penjuru kota Kediri.
Selai wisata kuliner, Kecamatan Kota Kediri masih memiliki tempat wisata religi dan sejarah, yaitu Masjid Setonogedong yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit, ini terbukti dari adanya relief pada tembok masjid. Tempat lain, yaitu komplek makan di Setonogedong yang banyak dikunjungi wisatawan untuk berziarah, makam Sunan Geseng di timur alun - alun Kota Kediri.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
Makanan
Minuman
Japanese food
05 Agustus 2010
Tofu
Tofu skin also known as dried beancurd, yuba or bean skim, is a Chinese and Japanese food product made from soybeans. During the boiling of soy milk, in an open shallow pan, a film or skin composed primarily of a soy protein–lipid complex forms on the liquid surface. The films are collected and dried into yellowish sheets known as tofu skin or soy milk skin. Because it is derived directly from soy milk, the name tofu skin is technically inaccurate.
| |
Preparation
Tofu skin may be purchased in fresh or dried form. In the latter case, the tofu skin is rehydrated in water before use. It is often used to wrap dim sum.
Because of its slightly rubbery texture, tofu skin is also manufactured in bunched, folded and wrapped forms that are used as meat substitutes in vegetarian cuisine. Tofu skins can be wrapped and then folded against itself to make doù baō (Chinese: 豆包, literally "tofu package"). These are often fried to give it a firmer skin before being cooked further.
Source: www.wikipedia.com
See also: makanan, minuman
04 Agustus 2010
Japanese Drinks
Aojiru (青汁?) is a Japanese vegetable drink most commonly made from kale. The drink is also known as green drink or green juice in English, a direct translation of the Japanese meaning. (In modern Japanese, the character 青 ao means "blue", but it is commonly still used in older contexts to refer to green vegetation.)
Aojiru was developed in October 1943 by Dr. Niro Endo (遠藤仁郎, Endō Nirō?), an army doctor who experimented with juices extracted from the discarded leaves of various vegetables in an attempt to supplement his family's meager wartime diet. He credited the cure of his son from pneumonia and of his wife from nephritis to aojiru, and in 1949 concluded that kale was the best ingredient for his juice.
Aojiru was popularized in 1983 by Q'SAI (キューサイ?), who started marketing 100% kale aojiru in powdered form as a dietary supplement, and sales boomed after 2000 when cosmetics giant Fancl started mass retailing of the juice. Today, many Japanese companies manufacture aojiru, usually using kale, young barley or komatsuna leaves as the base of the drink, and the size of the aojiru market was well over $500 million in 2005.
The taste of aojiru is famously unpleasant, so much so that drinking a glass of the liquid is a common punishment on Japanese TV game shows. However, new formulations of aojiru have attempted to minimize the bitter taste of the original.
Source: www.wikipedia.com
See also: restoran, makanan, minuman13 Juli 2010
Earth Day With Starbucks
Demi mendukung gerakan "go green" Starbuck juga memberikan "penghargaan" bagi orang-orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Oleh karena itu setiap tanggal 22 setiap bulannya mereka memberikan diskon 50% untuk minuman yang dibeli dengan menggunakan tumbler Starbuck anda.
Sebenarnya dahulu Starbucks memberikan diskon 50% untuk tamu yang membawa tumbler sendiri. hanya saja, dikarenakan budaya "aji numpung" orang Indonesia, banyak sekali yang membeli botol air mineral dan membawanya sebagai "tumbler". Kalau seperti itu, sama saja tidak "mengurangi" penggunaan plastik bukan? Makanya semenjak 2010(maaf bulannya lupa... kalau gak salah Februari), mereka mengeluarkan kebijakan untuk memberikan diskon 50% minuman hanya bagi pemakai Tumbler "Starbuck "
Kemudian bila di hari non tanggal 22, bila anda membawa tumbler starbucks anda sendiri, akan diberi potongan sebesar 3000 IDR
Banyak sekali minuman di Starbuck , cake dan pastry-nya juga beragam. Tapi saat ini saya membuat tulisan mengenai kopi hitam-nya Starbuck , terutama Coffee of the Day-nya. dan pastry-nya yang Mozzarella tomato and spinach panini
madCOFFEE OF THE DAY
Karena setiap minggunya berbeda-beda, maka aku hanya memberi tahu dalam merasakan kopi, kita harus memperhatikan beberapa faktor seperti:
Aroma
Keasaman
Kekentalan
rasa
Karena Coffee of the Day-nya Starbuck selalu berbeda setiap minggunya, maka kita bisa merasakan berbagai macam kopi hitam dari setiap daerah baik indonesia maupun internasional, serta ramuan khusus dari dapur Starbuck .
Memang, kekurangan di Starbuck hanya satu... mereka tidak menyediakan kopi dengan cara "kopi tubruk", atau "kopi press" atau bahkan "Chiffon". Mereka menggunakan mesin ekspreso untuk penyajiannya. Makanya wanginya menjadi kurang dan terasa lebih encer.
Perlu diketahui juga, bahwa Coffee of the Day-nya Starbuck itu setiap satu setengah jam harus di ganti/dibuang, karena jika tetapi disajikan, kopi-nya akan terasa lebih asam, dan menjadi tidak enak. NAMUN, harga dari kopi ini untuk ukuran Tall hanya seharga 15.000 IDR, jika anda membawa tumbler, akan terkena 12.000 IDR, JIKA pas tanggal 22, hanya seharga 7.500 IDR. Murah bukan?
madMOZZARELLA TOMATO & SPINACH PANINI
Hanya ada 2 sandwich yang aku rekomendasikan di Starbucks. Salah satunya adalah yang ini. Berbeda dengan Panini yang biasanya agak keras, tetapi panini yang lembut ini terdapat potongan-potongan bayamnya. sehingga roti ini menjadi lebih wangi dan mempunyai rasa yang gurih. Isinya memang hanya berupa tomat, keju mozzarela, dan bayam. TETAPI, kombinasi tersebut membuat kenikmatan tersendiri. Lebih enak lagi, jika di panaskan (bener2 panas) keju-nya itu akan meleleh... dan ketika di gigit, kejunya akan memanjang...
Karena Starbucks sedang mempromosikan sandwich-sandwich barunya, mereka membuat paket minuman + sandwich dengan harga tertentu. Karena aku suka dengan black Coffee, maka aku memesan paket black coffee (hot/cold) + Sandwich yang seharga 35000 IDR
Kelebihan lain jika menggunakan tumbler, kita bisa membawanya sebagai teman dikala bekerja...
Jika anda tertarik dengan kopi, teh dan minuman lainnya, anda bisa menanyakannya pada barista Starbucks. PASTINYA mereka akan dengan senang hati menjawab.
Sumber: review openrice.com
07 Juli 2010
Drinks
Aneka Minuman
Water
Despite the fact that all beverages contain water itself is not a beverage. The word beverages traditionally been defined as not referring to water.
Alcoholic beverages
An alcoholic beverage is a drink that contains etanol, commonly known as alkohol (although in chemistry the definition of “alcohol” includes many other compounds).
Beer been a part of human culture for 8000 years. In Germany, Ireland the United Kingdom, and many other European countries, drinking beer (and other alcoholic beverages) in a local bar or pub is a cultural tradition.
Non-alcoholic beverages
Orange juice is usually served cold.
Non-alcoholic beverages are drinks that usually contain alcohol, such as beer and wine, but contain less than 0.5% alcohol by volume. This category includes low alcohol beer, non-alcoholic wine, and apple cider.
Soft drinks
The name "soft drink" specifies a lack of alcohol by way of contrast to the term "hard drink" and the term "drink", the latter of which is nominally neutral but often carries connotations of alcoholic content. Beverages like colas, sparkling water, iced tea, lemonade, squash, and fruit punch are among the most common types of soft drinks, while hot chocolate, hot tea, coffee, milk, tap water, alcohol, and milkshakes do not fall into this classification. Many carbonated soft drinks are optionally available in versions sweetened with sugar or with non- caloric sweeteners.
Cordials "Cocktail Spirits"
Premium Quality beverage concept for the hospitality industry, Cordials V.I.P a new category for post mix products "Cocktail Spirits" 100% natural basis, no artificial colors and flavors, no preservatives, alcoholic products with original spirits, in terms of quality and taste complying to the receipe recommendations of the International Bartender Association (IBA).
Faktor Penyebab Pilih Makanan Tertentu
Pengetahuan mengenai nutrisi akan membantu kita untuk meningkatkan pengetahuan tentang jumlah nutrisi yang kita perlukan, sumber makanan terbaik, dan komponen yang baik atau berbahaya bagi kesehatan. Meskipun pengetahuan tentang makanan yang baik bagi tubuh telah kita kuasai, kecenderungan kita untuk memilih makanan bukan karena gizinya.
Apakah kamu makan untuk hidup atau hidup untuk makan? Tentu saja, hal pertama merupakan hal penting bagi kita namun ada saat-saat tertentu kita begitu menikmati makanan sehingga lupa akan kadar nutrisi dalam makanan tersebut kita perlukan atau tidak? Faktor-faktor seperti umur, gender, pekerjaan, gaya hidup, keluarga dan budaya mempengaruhi pilihan makanan kita sehari-hari. Kita menggunakan makanan dalam kehidupan sosial untuk mengekspresikan persahabatan, sebuah reward atau hukuman bila mengalami kegagalan. Misalnya saja, anak-anak yang diberi reward es krim bila berlaku baik atau tidak diberi permen bila nakal.
Preferensi makanan dimulai sejak lahir dan berubah seiring dengan interaksi kita dengan orang tua, teman-teman dan sahabat. Pengalaman dengan banyak orang yang berbeda, tempat dan situasi, kadang membuat kita mengubah cara makan. Rasa biasanya menjadi faktor penting yang membuat kita memilih satu makanan, selanjutnya harga dan kenyamanan tempat kita makan. Hal-hal yang menjadi pertimbangan tersebut menunjukkan siapa diri kita.
Umur merupakan faktor penting dalam memilih makanan, anak kecil lebih memilih makanan-makanan manis atau makanan yang tak asing di mulutnya. Usia sekolah sekitar 6- 10 tahun suka mencoba-coba berbagai makanan dan sudah tahu apa yang disukai atau tidak disukainya. Sementara remaja dipengaruhi oleh pilihan makan teman dalam kehidupan sosialnya.
Selain pengaruh sosial, tentu saja kita pilih makanan berdasarkan panca indera. Selain rasa, kita juga pilih berdasarkan warna, tekstur dan temperatur.
Kita dapat simpulkan bahwa pilihan makan karena beberapa faktor, yaitu:
lingkungan: ekonomi, gaya hidup, tradisi, dan religi;
panca indera: rasa, bau, tekstur dan tampilan makanan;
kognitif: kebiasaan makan, faktor sosial, kebutuhan emosi, nutrisi dan kesehatan, dan iklan;
kesehatan: kekuatan fisik terhadap penyakit yang disebabkan makanan, sensitivitas rasa, usia dan gender
genetik: sensitivitas rasa, kecenderungan untuk suka makanan manis, hindari makanan pahit, kemungkinan ada masalah dengan gigi.
Sumber:
Insel, Paul and friends. 2010. Discovering Nutrition. Ontario: Jones and Bartlett Publishers Canada.
Lihat juga: chinese food, minuman
05 Juli 2010
Rebus atau Panggang? Pilih Olah Makanan Terkait Gengsi dan Tabu
Pilihan soal makanan yang direbus atau dipanggang sebenarnya sepele bagi kita. Kita pilih soto dengan potongan daging kecil yang direbus karena kita ingin makan siang dengan menu ini. Lalu kita pilih steak untuk makan malam karena kita terbayang rasa lezat daging has dalam nan empuk yang disajikan dengan saus lada hitam, misalnya. Chinese food atau western food tak masalah. Berbeda dengan masyarakat di ujung sana, di negeri antah berantah pada masa lalu atau masa kini. Pilihan soal makanan yang direbus atau dipanggang menjadi penting karena berkaitan dengan konsep hidup mereka. Soal gengsi dan tabu.
Linguistik mengenal konsep konsonan dan vokal. Konsep ini dikenal pula dalam dunia kuliner. Konsonan bisa diartikan sebagai sesuatu yang tertutup sedangkan vokal berarti terbuka. Segala hal yang berhubungan dengan tata cara masak yang sekiranya tabu, tidak akan dilakukan. Misalnya saja, pilihan antara membakar dan merebus pada suku asli di New Caledonia berkaitan dengan hubungan mereka antara alam dan teknologi. Penggunaan panci dan alat panggang merupakan sebuah gengsi tersendiri. Sebuah bukti peradaban. Teks dari Aristoteles yang ditemukan oleh Salomon Reinach mengindikasikan bahwa orang Yunani dahulu kala selalu memanggang makanan. Suku Poconachi di Meksiko panggang makanan hanya setengah matang karena setengah matang berarti berada di tengah-tengah dunia.
Makanan yang direbus merupakan “endo-cuisine” disediakan untuk kepentingan domestik, kelompok kecil, sedangkan makanan yang dipanggang ialah “exo-cuisine” yang disajikan untuk para tamu. Di Perancis, ayam rebus untuk keluarga sedangkan daging panggang untuk perjamuan tamu.
Pada Suku Guayaki di Paraguay, mereka panggang semua makanan, kecuali saat sebuah ritus kelahiran anak, daging harus direbus. Sedangkan suku Caingang di Brazil melarang daging rebus untuk para janda dan duda atau siapapun yang sudah membunuh musuhnya (Strauss. 1997).
Waduh, serem juga ya Suku Caingang..melibatkan soal bunuh membunuh segala dengan makanan. Pastinya kita disini tidak berhubungan dengan gengsi atau tabu dalam memilih makanan, kecuali tempat makan mana yang kamu pilih. Soal jenis makanan tergantung selera. Beruntunglah kita tidak memiliki aturan baku seperti di masyarakat lainnya yang telah disebutkan tadi. Mau makan apapun tak terkait dengan norma. Jadi nikmati makanan yang jadi pilihan kamu, tentunya dengan pertimbangan rasa, harga dan suasana restoran yang akan didatangi.
Daftar Pustaka:
Levi- Strauss, Claude. 1997. “The Culinary Triangle” dalam Food and Culture. Carole Counihan and Penny van Esterik (Editor). Oxon: Routledge.
Lihat juga: minuman