Tampilkan postingan dengan label restoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label restoran. Tampilkan semua postingan

03 Desember 2010

jangan laper mata saat all you can eat

KOMPAS.com - Saat sedang ulang tahun dan ingin mentraktir teman-teman atau keluarga, paling aman mengajak mereka bersantap di restoran yang menyediakan paket buffet, atau "All You Can Eat". Paket ini menyajikan berbagai macam hidangan, lokal maupun internasional, sehingga bisa memenuhi selera siapa saja. Restoran dengan menu seperti ini memungkinkan kita untuk makan sepuasnya, sehingga kita pun lebih leluasa menghabiskan waktu untuk menikmati hidangan dan ngobrol.

Ada beberapa restoran yang memang dikenal dengan paket buffet-nya, seperti American Grill, Pronto, atau Hanamasa (masing-masing dengan hidangan khas Amerika, Italia, dan Jepang). Beberapa restoran hanya menyajikan menu khusus untuk buffet-nya, seperti The Duck King dengan menu steamboat, dan Oriental Cafe di Hotel Redtop untuk menu dimsum.

Restaurant yang terletak di hotel, seperti Peacock di Hotel Sultan atau Cafe Bogor di Hotel Borobudur, juga tak kalah legendaris. Cafe Bogor amat dikenal dengan sajian sop buntutnya yang lekker, sedangkan Peacock menjadi tempat pertemuan bisnis ataupun untuk santai bersama keluarga dan teman-teman. Restoran lain yang sedang jadi rising star antara lain Central Park di Hotel Manhattan, yang terkenal dengan lasagna-nya yang superduper yummy!

Anda penggemar makanan Indonesia? Jangan khawatir, ada kok restoran buffet yang khusus menyediakan hidangan Indonesia, yaitu The Buffet.

Berbagai rumah makan "all you can eat" ini biasanya menetapkan harga dasar, belum termasuk pajak. Oleh karena itu, pada bagian akhir harganya biasanya dicantumkan kode ++. Harga tersebut pada sebagian besar paket buffet juga belum termasuk minuman. Paling aman sih, Anda menanyakan lebih dulu apakah harga sudah termasuk minuman. Atau, pilih saja kafe yang menetapkan harga nett.

Karena konsep dari paket buffet adalah makan sepuasnya, sebaiknya Anda kosongkan perut dahulu sebelum bersantap di sini. Saat melihat hamparan makanan di atas meja, jangan langsung lapar mata. Bisa-bisa pada piring kedua Anda sudah tak sanggup menghabiskan.

Trik untuk dapat mencoba semua menu adalah dengan mengambil menu yang Anda inginkan sedikit-sedikit saja. Bila perlu, tak usah mengambil nasi, agar perut tak cepat kenyang.

Berikut adalah beberapa rumah makan yang menyediakan paket "all you can eat", dengan harga paket terbarunya. Silakan sharing di bawah bila Anda menemukan restoran lain dengan menu yang asyik, dan harga yang terjangkau.

* American Grill, pukul 11.00 -16.00 Rp 46.900++, Rp 49.900++ (dinner)
* The Buffet, Rp 91.500 nett
* Caza Suki, Rp 106.000 nett
* Central Park di Hotel Manhattan Casablanca, Rp 118.000++
* Cafe One, The Parklane Hotel, Breakfast buffet Rp 145.000++, lunch buffet Rp 155.000++, dinner buffet Rp 165.000++ (Minggu hanya breakfast dan dinner)
* Cafe Bogor Hotel Borobudur, Rp158.000++, hari Rabu Rp 168.000++, Sabtu Rp 178.000++
* The Duck King (Steamboat), Rp 148.000++
* Gang Gang Sullai (Mangga Dua Square dan La Piazza Kelapa Gading), Rp 75.000++
* Hanamasa, Rp 79.500++ (tanpa minum), Rp 88.500++ (makan-minum sepuasnya)
* Hartz Chicken Buffet, Rp 60.000 nett
* Kafe Pinang, Hotel Kristal Rp 150.000++ (Senin-Jumat)
* Oriental Cafe Hotel Redtop Pecenongan, buffet dimsum Rp 76.800++ (hari Minggu dan setiap tanggal merah)
* Paregu, Senin-Jumat Rp 85.000++, Sabtu-Minggu Rp 95.000++
* Peacock di Hotel Sultan, Rp 205.000 nett (dinner)
* Pelangi Cafe, Hotel Ambhara, Rp 155.000++ (Senin-Jumat)
* Pronto All You Can Eat Restaurant, Rp 76.450 nett
* SATOO di Hotel Shangrila, lunch (Senin-Sabtu) Rp 205.000 nett, (Minggu) Rp 249.000 nett. Dinner (Senin-Kamis) Rp 229.000 nett, (Jumat-Minggu) Rp 249.000 nett
* Samudera Suki Seafood Restaurant, Senin-Jumat Rp 103.000 nett/ dewasa, Rp 81.000 nett/ anak. Sabtu-Minggu dan tanggal merah Rp 115.000 nett/ dewasa, Rp 93.000 nett/ anak
* Viola Cafe, Grand Flora Hotel, minimum 10 orang, Rp 85.000++/ orang (lunch)
sumber: Kompas.com

23 November 2010

pengolahan kualitas buntut sapi yang sangat dijaga

BUNTUT sapi tidak nikmat diolah menjadi sup saja. Buntut sapi ternyata bisa dimasak menjadi aneka olahan yang sedap, seperti yang disajikan oleh Bogor Café.

Bagi para pencinta sup buntut, tentu nama Bogor Café Hotel Borobudur Jakarta tidaklah asing lagi. Maklum saja, kelezatan menu sup buntut di sini sudah sangat tersohor. Hadirnya menu sup buntut di hotel ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang dan unik.

Assistant Public Relations Officer Hotel Borobudur Evi Rumondang mengatakan bahwa sejarah kepopuleran sup buntut di Hotel Borobudur berawal pada 1073. Saat itu seorang staf Restoran Hotel Borobudur melihat seorang menteri negara yang sangat terkenal pada masa itu, sedang menikmati makan siangnya di sebuah warung di sekitar Lapangan Banteng. Kemudian, staf tersebut bertanya kepada si pemilik warung apa menu yang menjadi langganan menteri tersebut. Si pemilik warung pun menjelaskan bahwa sang menteri adalah pelanggan tetapnya yang sangat menyukai sup buntut.

Karena penasaran, staf hotel Borobudur mencoba sup buntut itu. Di luar dugaan, ternyata sup buntut itu sangat enak. Akhirnya, staf tersebut mengajak pemilik warung untuk menjual sup buntut tersebut di Hotel Borobudur. Tentu saja sup buntut tersebut disempurnakan lagi rasanya. Sang menteri kemudian mendapatkan informasi bahwa sup buntut warung langganannya sudah pindah ke Hotel Borobudur. Sejak saat itu, beliau beserta stafnya datang ke Hotel Borobudur untuk menikmati sup kegemarannya itu. Nah, dari situlah sup buntut di Hotel Borobudur mulai tenar.

“Saking banyak peminatnya, Hotel Borobudur memborong semua buntut sapi yang ada di Jakarta, bahkan harus mengimpor dari luar negeri,” tutur Evi.

Saat itu setiap bulannya, hotel dapat menghabiskan sekitar 2.000 kg buntut. Sementara sekarang dibutuhkan 7.000 kg setiap bulannya, dan bisa meningkat pada hari libur atau hari raya. Sup buntut juga tidak hanya dijual di Bogor Cafe, tetapi juga di Singosari Poolside Restaurant, toko kue Borobudur Gourmet, dan saat ini hadir di lantai 5 Mal Pacific Place Jakarta sejak Juni 2010 bernama Sop Buntut Bogor Café.

Untuk melengkapi variasinya, kini Bogor Café juga membuat olahan lain berbahan buntut sapi. “Aneka hidangan yang disajikan di sini tidak hanya hidangan buntut, tetapi banyak hidangan pelengkap lainnya,” tutur Evi.

Selain sup buntut dengan kuahnya yang lezat, menu buntut yang bisa dicoba pun beragam, seperti buntut rica bakar, buntut penyet, atau menu lain seperti bogor mixed grill dan grilled beef rib in hoisin BBQ sauce.

Jika ditanya apa menu buntut terfavorit, ternyata semua aneka menu buntut dijagokan dengan rasa yang khas dari tiap menu yang berbeda. Seperti buntut bakar yang didominasi dengan rasa manis, sedangkan untuk pencinta rasa pedas sangat tepat sekali jika Anda memilih menu berlabel buntut penyet. Buntut penyet menyajikan buntut yang sudah dimasak dengan sambal pedas yang terbuat dari cabai merah.

“Menu yang ini favorit saya, rasa pedasnya bikin nagih,” tutur Ade Lidya, salah seorang pengunjung yang kerap bersantap siang di restoran ini.

Soal rasa jangan ditanya, rasa menu buntut yang ada di sini sama lezatnya dengan rasa buntut yang ada di hotel, karena semua menu buntut dimasak di Hotel Borobudur Jakarta, sehingga tentu saja rasa dan kualitas akan sama dengan yang ada di hotel.

“Agar rasa buntut tetap enak, cara pengolahannya pun sangat diperhatikan, seperti mendiamkan semalaman buntut yang telah dibumbui agar lebih meresap rasanya,” jelas Evi.

Di sini, semua menu pilihan buntut disajikan dengan kuah sup. Adapun porsi penyajian menu terbagi menjadi tiga macam porsi, yaitu porsi dengan harga mulai Rp58.000++ untuk porsi kecil, Rp78.000++ untuk porsi sedang, dan Rp98.000++ untuk porsi besar.

Selain menu berbahan dasar buntut, menu yang lain pun patut dicoba, misalnya seafood soup yang rasa kuahnya menyerupai tom yam. Menu seafood soup berisi aneka seafood, mulai kerang, cumi, udang, sampai ikan kakap dan salmon.

Untuk hidangan penutup, sup buntut Bogor Café menghidangkan Warm Chocolate Pudding. Dengan lelehan cokelat di dalam kue berbentuk mangkuk, menu penutup ini sangat disarankan untuk dicoba. Restoran yang berkapasitas 100 pengunjung ini buka pukul 11.00–22.00 WIB.
Sumber: Okezone

19 November 2010

Menikmati menu jawa di Java Wok restaurant

LETAKNYA tersembunyi, tepat di pertigaan Jalan Bek Murad di belakang gedung Metropolitan. Posisinya pun agak menjorok menjauhi jalan raya. Akan tetapi, restoran ini tidak pernah sepi, khususnya menjelang jam makan siang. Maklum, posisinya yang strategis memang menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak pegawai dari perkantoran yang bertebaran di sekitar daerah Karet.

Makanan di sini juga khas makanan Indonesia. Suasana restoran yang didominasi meja kayu Jepara dan dinding batu memberi kesan alami. Tidak ada kesan kemodernan yang kaku dan membosankan di restoran ini. Pot-pot tanaman yang hijau dan terselip di antara meja makan memberikan kesan teduh dan menyegarkan. Di pojokan ruangan, tiga kaleng krupuk dengan tulisan "free" tampak menarik pengunjung untuk menghampiri. Selamat datang di Java Wok!

Ini adalah restaurant yang akan memenuhi keinginan kita untuk mencoba menu-menu nikmat ala makanan desa di Pulau Jawa. Tidak hanya terbatas pada makanan dari Jawa Timur seperti rawon, kita bisa menemukan makanan Jawa Tengah seperti saprol tersaji untuk kita di Java Wok yang ditangani oleh chef asli Bandung dan asistennya dari Jawa Tengah. Lengkap kan?

Ingin mencoba sesuatu yang lain, cobalah menu paket yang ditawarkan Java Wok. Menu paket yang berkisar seharga Rp 45.000 hingga Rp 50.000 ini menawarkan berbagai menu autentik bagi penikmat makanan tradisional Jawa dalam restoran berkapasitas hingga 200 orang ini. Tidak hanya itu, Anda ingin mencicipi menu spesial Java Wok sebagai menu makan siang? Java wok juga menyediakan lunch box yang bisa dipesan. Menu ini hingga kini sangat populer di kalangan eksekutif-eksekutif muda yang berkantor di daera sekitar Bek Murad.

Butuh bukti? Ayo cicipi Ayam Pedas Kemangi ala Java Wok. Racikan bumbu tradisional Ayam Pedas yang pedas-lezat dipadukan dengan wangi daun kemangi yang segar dan pedas adalah pilihan menu yang tepat. Ayam Pedas Kemangi ini memiliki tekstur empuk dengan paduan bumbu yang pas dan menarik air liur. Coba sajikan bersama sepiring nasi hangat atau nasi beras merah. Mayoritas masakan di Java Wok memang disajikan dengan proses ungkep sehingga mengurangi kadar lemak di dalam daging.

Jika Anda benar-benar rindu makanan rumah, cobalah Telur Balado atau Cumi Asin Cabai Hijau yang pedas dengan rasa spesial. Coba padukan dengan nasi hangat, sambal tempe, dan kerupuk yang bisa kita ambil bebas secara gratis di restoran ini. Nikmati taste, harga, dan kenikmatan yang tidak ada tandingannya dari Java Wok.

Menu-menu lain khas Indonesia yang bisa dipilih misalnya Tongkol Oiyster, Patin Bakar, Gambus Bumbu Sambal, dan Kerang Merah Pedas. Acara makan juga terasa tidak lengkap tanpa sayuran, bukan? Di Java Wok kita berkesempatan mencoba Sayur Jipang, Lodeh Terong, Gulai Paya Muda, Opor Daun Singkong, juga Sayur Kacang Merah. Untuk penutu, jangan lupa Es Campur, Es Teler, dan Es Pujaan ala Java Wok yang terdiri dari susu, kelapa, kolang-kaling, dan strawberry.

Jika perut telah terisi, sisakan sisa sedikit untuk mencoba beragam jus dan minuman yang disajikan di sini. Saran, cobalah Coffee Blend Java yang segar dan dibuat langsung saat kita memesan. Atau, bagi kita yang suka, menu Kopi Tubruk yang istimewa bisa dicoba. Kedua menu kopi yang menyegarkan ini adalah menu favorit di Java Wok dan dijamin membuat acara makan kita semakin nikmat. Atau Anda ingin mencoba promo discount 50% ice lemon juice dari Java Wok? Silakan. Pilih menu masakan Jawa Anda dan selamat menikmati!
Sumber: OpenRice
Lihat Juga:
Cafe

18 November 2010

Konsep unik dari shiosai japanese resto

PENCINTA hidangan shabu-shabu tidak perlu pusing mencari tempat untuk menikmati shabu. Silakan nikmati promo shabu-shabu di Shiosai Japanese Restaurant di Hotel Mercure Convention Center.

Anda penggemar masakan shabu-shabu? Menu khas Jepang itu memang populer di tengah penikmat kuliner di Tanah Air. Salah satu tempat yang tepat untuk menyantap shabu-shabu yang nikmat sambil bercengkerama dengan sahabat maupun keluarga adalah Shiosai Japanese Restaurant yang terletak di lantai dasar Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara.

Mulai 1 Oktober hingga 30 November 2010 mendatang, Shiosai Japanese Restaurant akan menggelar promo shabu-shabu. Seperti diketahui, menu shabu-shabu berisi irisan daging sapi tipis yang dimasak dalam panci khusus di atas tungku yang diletakkan di meja makan. Sebelum dimakan, daging dicelupkan beberapa kali di dalam kuah sebelum dimakan bersama saus ponzu, sejenis kecap jepang.

Selain daging sapi, biasanya disediakan juga hidangan pelengkap sayur-sayuran dan tahu untuk dimasak. Jenis sayurannya antara lain sawi putih, daun bawang, jamur shitake, jamur enoki, mi udon, mi shirataki, bayam (horenzo), dan tahu jepang (tofu) .Semua hidangan segar dan lezat itu bisa Anda nikmati hanya dengan membayar Rp150.000 nett.

Dengan memilih menu ini, Anda juga akan mendapatkan komplimen masakan pembuka yang bisa dipilih sesuai selera yaitu tempura, sushi roll, atau sashimi. Tentu, sebuah penawaran menarik yang tidak boleh dilewatkan.

“Menu tambahan itu bisa dinikmati secara gratis,” ujar Marketing Communication Manager Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Lenny Julia.

Untuk menu tempura, Shiosai Japanese Restaurant menyediakan yaki chikuwa cheese atau dori fish tempura. Sementara, jenis sushi terhidang berbagai menu mini fusion sushi roll. Sushi sehat ini terbuat dari ragam buah-buahan, seperti pear hijau, apel, dan sayuran semisal lobak, timun jepang, selada, dan wortel dengan sentuhan akhir berupa balutan saus mayonaise.

Sementara sashimi berupa makanan laut seperti ikan, kerang, cumi, dan udang dengan kesegaran prima yang langsung dimakan dalam keadaan mentah bersama saus penyedap seperti kecap asin, parutan jahe, dan wasabi.

Bagi pencinta pedas, Lenny menuturkan, di tempatnya disediakan sebuah menu khusus yang dinamakan sambal ombak. Sambal ini, kata dia, cocok untuk menemani Anda saat menikmati menu apa saja di restoran ini.

“Sambal ini dibuat dari cabai hijau dan cabai merah segar yang diproses secara fermentasi, didiamkan selama lebih kurang dua hari. Rasanya pedas dan benar-benar nikmat untuk ditambahkan ke dalam menu. Sambal ini memang racikan kami sendiri dan tidak ada di tempat lain,” ujar Lenny.

Orang Indonesia sering kali merasa belum makan apabila tidak mengonsumsi nasi. Karena itu, Shiosai Japanese Restaurant juga menyediakan omo raisu yakni nasi goreng ala Jepang yang dibalut dengan omelet. Beda nasi goreng ini dengan yang biasanya adalah penggunaan beras impor dari negara Sakura tersebut. Beras ini menghasilkan nasi yang rasanya lebih pulen dan lembek, seperti cita rasa yang disajikan pada hidangan istimewa ini.

Chef Shiosai Japanese Restaurant Hary Wahyu Diono, yang akrab disapa Yono menjelaskan, keunggulan restoran ini dibanding tempat makan khas Jepang lainnya adalah bahan makanan yang tersedia merupakan kualitas dan mutu nomor wahid. Daging untuk shabu-shabu misalnya, dipilih daging sapi Australia terbaik yang terkenal memiliki tekstur yang empuk dan kenyal.

Selain itu, lanjut dia, Shiosai Japanese Restaurant juga menyediakan menu tradisional Jepang yang telah lama menjadi favorit warga di sana. Misalnya kantekiyaki yaitu daging sapi atau seafood yang dipanggang langsung di atas tungku mungil dengan bara arang. Setelah masak, daging dicelupkan di sweet soya sauce.

Tak lupa ditambah dengan jamur shitake dan bawang bombai. Nikmat tiada duanya. Ada juga menu teppanyaki yaitu salah satu cara memasak makanan Jepang di atas plat besi (teppan). Selain itu, teppanyaki bisa berarti rumah makan Jepang yang menyediakan tempat duduk dengan meja berbentuk konter, sedangkan pelat besi dipakai juru masak untuk memasak makanan.

“Ini juga salah satu menu favorit di sini,” kata Yono.

Sebagai pelepas dahaga, tempat makan ini menyediakan teh hijau Jepang (ocha), sake, wine, cocktail, bir berkualitas impor, serta berbagai jenis kopi, teh, dan jus.

Shiosai Japanese Restaurant sendiri dibuka sejak 28 Juni 2008. Restoran ini merupakan restoran Jepang pertama di area Ancol Jakarta Bay, sekaligus satu-satunya restoran Jepang yang berada tepat di pinggir pantai. Shiosai, yang dalam bahasa Jepang berarti “deburan ombak”, merupakan tempat yang pas untuk perjamuan makan, meeting point, atau sekadar bersantai bersama keluarga maupun kerabat. Tentunya, sembari menikmati aneka hidangan lezat berpadu kehangatan dan keramahan pelayanan.

Desain ruangan dibuat ala Jepang modern dengan meja dan kursi kayu serta lampion-lampion kertas dari kertas. Tidak lupa hiasan lukisan sketsa orang dengan pakaian kimono serta jalan setapak bebatuan yang menambah kuat suasana otentik Jepang. Restoran berkapasitas 90 orang ini dibagi dalam empat area, yaitu Teppanyaki, Sushi Counter, Dining Table, dan empat ruangan Tatami, yaitu duduk secara lesehan.

Shiosai Japanese Restaurant buka setiap hari untuk makan siang dari pukul 11.30 WIB sampai pukul 14.30 WIB dan makan malam dari pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.(Koran SI/Koran SI/ftr)
LIhat Juga: Cafe

16 November 2010

Balkava Makanan sultan turki

DI HOTEL-HOTEL berbintang seperti Hotel Mulia atau Hotel Indonesia Kempinsky, menu baklava dapat kita temukan dengan mudah. Tahukah Anda, dulunya baklava memang hanya dikonsumsi oleh orang kaya, termasuk sultan Turki yang menyantap sajian ini bersama harem-haremnya. Kebiasaan yang sudah berlangsung sejak abad ke-3 SM ini akhirnya memunculkan ungkapan orang miskin yang terkenal di Timur Tengah sana: "I am not rich enough to eat baklava in my house."

Sampai pertengahan abad ke-19 baklava masih dihidangkan khusus untuk orang berpunya. Tapi kini, Baklava bisa dikonsumsi oleh siapa saja. Restoran Turki di Indonesia dan gerai makanan tertentu menyediakan Baklava sebagai dessert atau sebagai camilan tersendiri. Sekilas, penganan dengan bentuk pastri yang berasal dari Turki ini tampak penuh dengan isi daging yang tebal. Padahal, ini bukanlah daging melainkan kacang walnut atau pistche yang diberi pemanis (biasanya gula atau madu) lalu dibungkus dan dilapisi roti tipis.

Lapisan Phyllo dalam Baklava

Walaupun dikenal sebagai makanan pencuci mulut, baklava juga seringkali menjadi camilan pelengkap acara bersantai. Di Timur Tengah sendiri, baklava populer sebagai penganan bulan Ramadhan. Satu hal yang mungkin tidak banyak diketahui, baklava dibuat dengan tingkat kesabaran tinggi karena disusun dari puluhan phyllo pastry, lembaran adonan yang tipis seperti kertas yang dilapis demi-lapis.

Phyllo yang menjadi lapisan baklava ini dibuat dari adonan tepung, air, minyak, cuka, dan kuning telur. Campuran phyllo ini kemudian dipipihkan sampai setipis kertas. Setiap penipisan selesai, lapisan per lapisan harus ditaburi tepung agar tidak lengket dan menghindari phyllo tidak putus atau sobek. Untuk membuat Baklava diperlukan sekitar 40 phyllo pastry yang dioles dengan mentega tawar (korsvet) lapis demi lapis. Terdengar cukup melelahkan, bukan?

Saus Lezat Baklava

Tumpukan phyllo ini kemudian akan diisi dengan satu jenis kacang atau campuran beberapa kacang, tergantung selera. Setelah diisi, adonan kue ini kemudian disiram madu dan gula. Di tempat asalnya, baklava dipanggang dalam oven batu dan begitu matang langsung disiram air mawar atau sirup berupa karamel yang diberi campuran cengkeh. Cairan manis beraroma ini segera meresap ke dalam tiap helai kue yang merekah dan berlapis-lapis.

Campuran cengkeh dalam sirup baklava dipercaya bisa meletupkan gairah seksual baik pria maupun wanita. Rempah-rempah lain yang biasa dicampurkan adalah kayu manis dan kapulaga. Apabila kayu manis hanya cocok untuk wanita, kapulaga bermanfaat untuk pria. Peranan madu dalam kapulaga pun tak kalah penting. Secara keseluruhan, baklava berfungsi sebagai kudapan yang tak hanya menutrisi tubuh, tetapi juga memberi kebahagiaan jiwa dan raga.

Kini, rasanya tidak sulit menemukan baklava karena hampir di semua restaurant turki ada. Tampilan baklava pun semakin modern dan beragam. Ada yang berbentuk telunjuk berisi kurma berbalut wijen, sarang burung, jajaran genjang, dan segi-empat/amplop. Jadi, yang mana yang Anda suka?
Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga: cafe

12 November 2010

apapun menjadi nikmat dengan tempoyak

Ingin menikmati pemandangan sungai Musi sambil makan enak?. Silakan coba di Riverside Restaurant, sebuah rumah makan terapung ditepian sungai Musi. Rumah makan yang menyajikan berbagai menu khas Palembang ini tentunya menjadi tempat pilihan utama bagi Anda yang ingin berkunjung ke Palembang dan menikmati pemandangan sungai Musi, Jembatan Ampera sekaligus menikmati makanan khasnya.

Salah satu makanan yang patut Anda coba adalah Tempoyak. Sebuah sambal khas Palembang yang berbahan dasar dari duren hasil fermentasi dengan menggunakan garam ini merupakan sambal yang wajib dihidangkan dalam perjamuan makan masyarakat Palembang.

Saya katakan bahwa Tempoyak Palembang itu berbeda dengan sambal yang berasal dari durian dari tempat lain. Berdasarkan sejarah munculnya sambal ini bermula pada saat terjadinya panen besar durian dahulu kala sehingga banyak durian yang matang dipohon lalu pecah dan tidak lama kemudian rasanya berubah menjadi asam. Ide mulanya adalah untuk menghindari banyaknya durian yang terbuang percuma, maka oleh masyarakat saat itu durian-durian tersebut difermentrasi.

'Musuh' terbesar untuk melawan kelezatan Tempoyak ini adalah nasi putih dengan lauk ikan goreng atau ikan panggang. Tempe dan Tahu goreng pun bias menjadi 'rival' yang cukup seimbang untuk merasakan khas-nya sambal durian khas Palembang ini.

Banyak komposisi variasi bila mengolah Tempoyak ini menjadi sambal. Ada yang ditambahkan dengan udang, ada juga dengan petai bahkan ikan teri juga bias menjadi perpaduan yang pas untuk sambal Tempoyak.

Anda tidak usah susah untuk memadukan lauk apa untuk makan siang Anda. Karena dengan Tempoyak, Anda sudah dipastikan sudah cukup berselera menyantap makan siang Anda di Tepian sungai Musi diatas Riverside Restoran dikota Palembang.

Selamat Mencoba...
Sumber: langsungenak.com

Lihat Juga: Cafe

09 November 2010

Satoo Restraurant menggelar turkish fodd festival

Hotel Shangri-La Jakarta tidak mau ketinggalan untuk ikut memeriahkan Hari Nasional Turki, yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2010. Kali ini, Restoran Satoo yang terletak di Ground Floor Hotel Shangri-La menggelar Turkish Food Festival mulai tanggal 20 Oktober hingga 5 November 2010.

Dalam festival ini, Satoo Restaurant menghadirkan beberapa chef profesional asli Turki sehingga para tamu dapat menikmati keunikan cita rasa kuliner ala Turki yang sangat spesial. Beberapa menu ini adalah salad dan sayuran yang disebut Meze, Kisir yang merupakan salad gandum tradisional, dan Saksuka sayuran mediterania yang digoreng kering dan disajikan dengan saus tomat.

Untuk menu pembuka lainnya, rasakan kelezatan Feslegenli Karides salatsi atau salad udang yang diolah dengan bumbu rempah. Ada juga Taza Kisnisli Ahtopot Salitsi atau salad gurita dengan bumbu ketumbar. Istimewa bukan?

Masuk ke dalam manu utama, ada Adana Kebabi, yaitu sate baso dengan bumbu tradisional dan Izgara Kofte atau baso panggang. Anda mencari menu lengkap? Cobalah Kuzu Tandur ve Ic Pilav yaitu tandori daging domba khas Turki yang disajikan dengan nasi pilaf yang dibuat dari bumbu.

Khusus dari tanggal 20 hingga 28 Oktober 2010, para tamu yang datang untuk makan malam di Satoo dapat menikmati berbagai atraksi musik dan tarian yang didatangkan langsung dari Turki, seperti tarian tradisional, tari perut atau belly dance, grup perkusi, ice cream shoman dan pembuat kopi khas Turki.

Turkish Food Festival ini tersedia di Restoran Satoo tersedia pada jam makan siang dan makan malam dengan harga mulai dari Rp. 185,000 per orang. Ayo, kita ke Satoo!
Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga:
Cafe

08 November 2010

penyajiandaging se'i di kupang

Jakarta, VOI Fitur - Kabupaten Kupang merupakan sebuah kabupaten yang terletak di sebelah paling Selatan pulau Nusa Tenggara Timur. Ketika berada di Kabupaten Kupang, Anda dapat berkunjung ke Pantai Tablolong. Pantai ini terletak di kecamatan Kupang Barat. Dari pusat kota Kupang, pantai ini terletak 30 kilometer atau lebih kurang 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Desiran ombak yang seakan menyapu hamparan pasir putih menjadi ciri khas tersendiri dari Pantai Tablolong. Anda dapat menjadikan pantai berpasir putih ini untuk berjemur atupun bermain voly pantai.

Bagi anda yang hobi memancing, pantai ini dapat juga menjadi alternatif baru. Bahkan karena ikan yang hidup di laut Tablolong jenisnya beragam dan jumlahnya tak terhitung, pantai ini disebut juga surga bagi para pemancing. Kejernihan air lautnya juga dinilai sangat cocok bagi anda yang gemar berenang di laut.

Ketika berkunjung ke Pantai Tablolong, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk melihat matahari terbit. Karena dari kejauhan, anda dapat melihat kilauan air yang terlihat indah ketika matahari pagi mulai memancarkan sinarnya. Lain halnya ketika anda tiba di pantai ini beberapa saat sebelum matahari mulai terbenam. Anda dapat melihat matahari yang mulai berwarna kemerahan seakan tampak hilang dibalik laut Tablolong.

Tak hanya pantai Tablolong, kabupaten Kupang masih memiliki tempat wisata pantai lain yang juga patut anda kunjungi, salah satunya, Pantai Oesina (baca: pantai Usina). Pantai ini terletak di Lifuleo, kecamatan Kupang Barat. Dari pusat kota Kupang Barat, jarak menuju pantai ini lebih kurang 35 kilometer.

Ketika berkunjung ke Pantai Oesina (baca: pantai Usina), anda dapat melihat hamparan pantai berpasir putih. Sama seperti di Pantai Tablolong, hamparan pasir putih di pantai Oesina (baca: pantai Usina) dapat juga anda jadikan tempat untuk berjemur. Bahkan, seringkali tepian pantai Oesina (baca: pantai Usina) dijadikan sebagai tempat untuk mendirikan tenda perkemahan.

Ratusan jenis ikan laut hias dan beragam terumbu karang di laut Oesina (baca: laut Usina) dapat juga dijadikan daya tarik tersendiri bagi para penyelam. Karena air laut di Oesina (baca:Usina) begitu jernih, cukup dengan snorkeling, anda pun dapat melihat beberapa jenis ikan laut hias khas Oesina (baca: Usina).

Berkunjung ke kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur terasa kurang lengkap jika belum mencoba rasa Daging Se'i, hidangan khas Kupang. Bagi masyarakat Kupang, hidangan ini begitu populer. Konon, sejak tahun 1986, hidangan ini telah diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kupang ditandai banyaknya menu-menu di restoran yang menyajikan se'i.

Arti kata Se'i konon berasal dari bahasa Rote, bahasa daerah masyarakat Kupang. Dalam bahasa Rote, Se'i artinya daging yang disayat tipis dan memanjang. Biasanya, bahan Se'i yakni daging babi, sapi, atau rusa. Masyarakat Kupang lebih memilih Se'i babi. Namun, di beberapa restaurant di kota Kupang Se'i sapi juga tersedia. Sementara Se'i rusa, tidak setiap kali ditawarkan, karena rusa telah ditetapkan sebagai satwa langka dan dilindungi.

Penyajian daging Se'i khas Kupang relatif sederhana. Hanya dengan cara diasap dan diberi aneka bumbu dapur, hidangan ini telah siap untuk dihidangkan. Namun agar terasa lembut di lidah, daging ini harus diasapi di atas bara api yang menggunakan kayu kusambi selama lebih kurang 5 hingga 9 jam. Bagi pecintanya, kenikmatan hidangan ini telah dapat dirasakan mulai dari cicipan pertama. Konon, rahasia kelezatan Daging Se'i terletak pada bumbunya. Sebelum diasapi, Daging Se'i terlebih dahulu dilumuri dengan madu khas Kupang. Anda tertarik untuk mencobanya?. Ari-Ike/LPP RRI
Sumber: VOI
Lihat Juga:
Cafe

29 Oktober 2010

Menghabiskan sajian di cendrawasih resto

Saat Ke Banjarmasin pasti sudah tak asing lagi mendengar nama cendrawasih restaurant yang terletak di Jalan pangeran Samudra No 65/24 tepat di hook sebuah perempatan yang sudah terkenal menyajikan kuliner Khas Banjar masin.
Saat Pertama disana yang pertama kali saya cari ialah Soto banjar. soto yang berbahan dasar ketupat, suwiran ayam, telur, dan kuah rempah-rempah ini sangat mudah ditemukan dan rasanya wahhhhh.....
lalu dilanjutkan dengan Ikan patin bakar yang juga dengan mudah ditemui di Banjarmasin ini.
dan akhirnya menu istimewa tiba telur penyu waaaaaawwwww ini yang saya cari-cari dari tadi dan yang menarik disini ialah bagaimana cara menyantap telur penyu ini. telur penyu itu berbeda dengan telur-telur kebanyakan cara menyantapnya dirobek dulu kulitnya lalu di sruupuutttt isi telurnya karena selama apapun telur penyu direbus tak bisa keras seperti telur-telur lainnya dan yang saya dengar banyak sekali khasiat dari telur penyu selain menambah stamina bagi pria telur ini bisa menambah nafsu makan terbukti setelah saya menyantap telur ini saya malah semakin ingin makan dan makan lagi :d dan akhirnya saya memesan bebek panggang ala banjarmasin yang mencampur langsung kecap dan saus pada bebek. dan padahal masih ingin menghabiskan semua santapan yang ada di restoran itu tapi teringat saya disini akan singgah dalam waktu lama dan tak mungkin uang saku saya habiskan disini saja :D
Lihat Juga : Cafe

26 Oktober 2010

Kisah Semangat Anak Rantau di Aceh

Tak perlu binggung kemana menghabiskan malam akhir pekan. Mampir saja ke cafe Pante Pirak Bakery and restaurant, kawasan pertokoan simpang lima Banda Aceh.

Di sana sekelompok anak muda siap menghibur anda dengan pertunjukkan musik live. Messa Band, nama grup musik para mahasiswa itu. Menurut Muhammad Reza, sang manager, Messa terbentuk dari keinginan bermain musik profesional.

“Awalnya kita tidak kenal satu sama lain, tapi kemudian kita merasa cocok dan kemudian bersepakat untuk bergaung dalam sebuah wadah,” kata Reza.

Para personil Messa yakni Reza vokalis, Zulirfan Malao memainkan keyboard, Zulkifli dan Yuril memetik gitar, Ansarullah pemain bass dan Adil penabuh drum.

Lucunya, nama Messa dari rasa senasib para personil. Semuanya, anak rantau. “Kami mahasiswa dan tinggal di mess, jadi memilih nama Messa,” jelas Reza sambil tersenyum sumringah.

Sejak terbentuk pada Juli tahun 2008 lalu, Band Messa sudah memulai menunjukkan debutnya. Selain pertunjukkan live, juga sudah merilis single-single bertajuk cinta dengan aliran musik pop rock.

Zulirfan Malao, salah seorang personil, menyebutkan beberapa single yang sudah dirilis diantaranya, lagu berjudul Rasa Hati, Menanti, dan Kasih. Selain itu, Messa juga rajin berkompetisi.

Sebagai mahasiswa, tentu saja bukan ’cinta-cintaan’ saja yang diurus. Messa menunjukkan idealisme-nya lewat musik. Tahun lalu, mereka menjadi juara dua lomba jingle anti korupsi yang diselenggarakan oleh KPK di Aceh.

Mempertahankan keberadaan band menjadi hal utama dalam setiap perjalanan Messa. “Kita selalu mengutamakan diskusi dan demokrasi untuk setiap upaya penyelesaian masalah di band,” jelas Reza.

Masih banyak mimpi yang harus diwujudkan oleh Messa, diantaranya menjadi band papan atas di blantika musik indonesia. “Itu mimpi kami, dan kami berharap itu bisa terwujud, meski jalannya masih panjang,” ungkap Reza.

sumber : acehkita.com

Lihat Juga:
Restoran

22 Oktober 2010

Jenis-jenis Buffet

Salah satu bentuk buffet adalah memiliki sebuah meja penuh dengan piring berisi makanan porsi tetap; pelanggan pilih piring berisi makanan apa yang mereka inginkan saat mereka berjalan bersama. Formulir ini paling sering terlihat di cafetaria. Sebuah variasi terjadi di sebuah rumah Dim sum, di mana para pengunjung membuat pilihan mereka dari troli beroda berisi piring makanan yang bersirkulasi melalui restoran. Lain turunan dari jenis buffet terjadi di mana pelanggan memilih makanan dari buffet gaya layout dan kemudian membayar berdasarkan apa yang dipilih.

Bentuk lain, yang dikenal sebagai all-you-can-eat, lebih bebas-form: pelanggan membayar biaya tetap dan kemudian dapat membantu diri mereka untuk makanan sebanyak yang mereka ingin makan di makanan tunggal. Bentuk ini sering ditemukan di restaurant, terutama di hotel.

Jenis ketiga buffet biasa ditawarkan di toko makanan dan supermarket adalah salad bar, di mana pelanggan membantu diri mereka sendiri untuk selada dan bahan salad lainnya, kemudian membayar dengan berat.

Jenis keempat buffet dikaitkan dengan perayaan semacam.

Sebagai kompromi antara self-service dan pelayanan meja penuh, buffet mungkin staf yang ditawarkan: pengunjung membawa piring sendiri sepanjang garis buffet dan diberikan sebagian dari server di setiap stasiun. Metode ini lazim pada melayani pertemuan di mana pengunjung tidak membayar khusus untuk makanan mereka.

Suatu bentuk buffet tradisional di Swedia adalah hamparan, yang secara harfiah berarti meja sandwich.

20 Oktober 2010

Tropica Recomended restaurant di Lombok

Bagi mereka yang lebih memilih pilihan makanan terbaik dan beragam baik pilihan pada menu, untuk sebagian besar hotel Lombok masih menjamin ketika datang untuk mendapatkan makanan yang berkualitas. Jauh dari hotel terdapat banyak restaurant dan cafe di sekitar pulau di mana Anda dapat menikmati hidangan tradisional Indonesia, tanpa harus menguras kantong anda.

Oriental aksen dan Mediterania juga mudah ditemukan, di restoran di sepanjang pantai Senggigi tetapi di mana pulau benar-benar unggul dalam produksi makanan laut segar. tangkapan ikan di bakar dan daging disusun di atas BBQs di pantai, lezat dan menambah pengalaman baru, ini adalah makanlezat yang kucoba.


Menampilkan hidangan lokal yang disertai dengan musik hidup, Tropicana merupakan salah satu restoran pulau paling terkenal dan populer di Lombok. Terletak di Hotel Puri Mas, ongkos termasuk hidangan lezat seperti ikan Rijsttafel segar. tempat yang bersih dan mengadopsi interior Indonesia.

18 Oktober 2010

Jalan-jalan Ke saigon vietnam

Ho Chi Minh City - Salah satu rules of thumb untuk mencari tempat makan halal bila sedang berada di negara-negara yang mayoritas penduduknya tidak beragama Islam adalah terlebih dulu mencari masjid terbesar. Di Ho Chi Minh City (d/h Saigon), masjid itu ternyata letaknya persis di belakang hotel favorit saya, Caravelle.

Halal@Saigon, begitu nama restoran itu, dimiliki oleh seorang dokter keturunan India warga negara Malaysia. Dokter Shimi sebetulnya datang ke Saigon 18 tahun yang lalu untuk membuka usaha di bidang farmasi bersama suaminya. Tetapi, setelah usaha farmasinya berjalan baik, ternyata dia "ngelantur" ke bisnis restaurant pula.

"Kasihan orang Malaysia bila berwisata ke sini sulit menemukan makanan yang dijamin kehalalannya," kata Dokter Shimi. Sekarang, di ruas jalan pendek di sekitar masjid itu sudah bermunculan beberapa restoran halal lainnya.

Dokter Shimi sengaja mendatangkan beberapa tukang masak dan pramusaji dari Malaysia untuk mengawaki restorannya. Halal@Saigon memang menyajikan berbagai masakan Malaysia. Tetapi, tentu saja kebanyakan tamu justru mencari sajian khas Vietnam tetapi dimasak dengan kepatuhan tinggi terhadap syarat-syarat halal.

Contohnya adalah goi cuon (lumpia basah) khas Vietnam. Sekalipun biasanya ada pilihan antara tom (udang) atau ga (ayam) - di samping mihun dan daun salad - di tempat-tempat umum lumpianya sering diisi juga dengan seiris daging babi. Di Halal@Saigon, sudah pasti goi cuon-nya halal. Cocolannya, seperti biasa, adalah sambal tauco.

Sajian yang paling saya sukai di sini adalah salad udang dan umbut daun kelapa dengan saus jeruk nipis segar, dimakan dengan krupuk udang sebagai sudu. Umbut daun kelapanya bertekstur lembut dan manis - mirip dengan heart of palm yang di California juga lazim dipakai sebagai campuran salad. Bagi saya, sajian ini benar-benar fresh dan mak nyuss.

Udang rebusnya juga istimewa. Tetapi, ternyata, prosesnya agak "mengerikan". Udang hidup dimasukkan ke dalam kelapa muda dengan rajangan bawang bombay, daun bawang, dan daun ketumbar - yang kemudian dipanggang dalam oven. Ketika disajikan, udangnya terasa manis alami, segar, dan nyakrek (succulent). Bila diperlukan, udangnya bisa dicelupkan ke dalam saus yang dibuat dari perasan jeruk nipis, garam, dan lada.

Sajian lain yang harus diacungi jempol di sini adalah ikan keo (semacam patin) yang dimasak dalam kuali (claypot) dengan karamel, lalu ditaburi bubuk kacang tanah, bawang putih, dan cabe kering. Saya langsung teringat sajian serupa yang juga ada di Vietopia Jakarta. Daging patin yang lembut berlemak itu terasa sangat mulus dalam balutan saus yang kompleks.

Lho, tapi kenapa akhirnya semua menu Vietnam halal ini justru hanya menampilkan seafood? Selain udang dan ikan, juga kepiting, cumi-cumi, dan kerang. Bagaimana kalau yang datang justru alergi terhadap ikan?

Gampang! Ada menu Malaysia berikut untuk dipilih: nasi rendang, nasi lemak, kari sapi, sate ayam/sapi, dan lain-lain. Selain itu, juga tersedia berbagai sajian untuk vegetarian.

Bila Anda diwajibkan makan halal, maka Halal@Saigon adalah alamat yang paling tepat selama berkunjung ke Ho Chi Minh City. (Bondan Winarno)
sumber: detikfood

Lihat Juga:
Cafe

15 Oktober 2010

Mole saus Mexico

Mole adalah nama umum untuk beberapa jenis saus yang digunakan di Meksiko. Dalam bahasa Inggris, kata Mole merujuk pada saus tertentu yang sebetulnya lebih dikenal dengan nama mole poblano dalam bahasa Spanyol. Yang sudah biasa dengan masakan Meksiko pasti mengenal nama guacamole (avocado mole).

Di Meksiko, istilah ini dipakai untuk sejumlah saus, beberapa di antaranya cukup berbeda satu sama lain. Jenis yang paling populer berasal dari negara bagian Meksiko, Puebla dan Oaxaca. Di San Pedro Atocpan, yang terletak di Milpa Alta daerah federal Meksiko, pinggiran selatan kota Meksiko, terdapat pekan raya nasional Mole tahunan.

Mole poblano, yang namanya berasal dari nama negara bagian Meksiko, Puebla, adalah saus populer di masakan Meksiko. Mole poblano disiapkan dengan cabe, bumbu-bumbu, coklat tanpa gula dan bahan-bahan lainnya. Ada banyak cerita tentang penemuannya, tetapi tidak satupun yang resmi.

Salah satu jenis hidangan yang lebih populer adalah Mole Poblano de Guajolote atau Kalkun dengan Mole. Mole sering digunakan untuk mempersiapkan masakan jenis ayam atau isian keju enchilada; seringkali disendok dan disiramkan ke atas ayam, nasi ataupun kentang.

Resepnya disempurnakan oleh sejumlah biarawati atas perintah Santa Rosa untuk memberikan kesan pada saat ada kunjungan politik dan pejabat gereja di Meksiko pada abad ke-17.

Mole siap pakai bisa dibeli di toko ataupun supermarket. Mole siap pakai biasanya berbentuk bubuk ataupun pasta dengan warna yang beraneka ragam, hitam kehijauan atau pun kuning bergantung pada bahan yang digunakan. Di era modern, Mole dijual dalam bentuk kaleng, stoples, dadu yang bisa dilarutkan dalam air atau kaldu.

Mole berasal dari kata bahasa Nahutl, mulli, yang artinya "saus", "campuran", "ramuan", "rebusan". Dalam logat bahasa Inggris bentuk kata molé, menyatakan pengucapan akhiran huruf e berbeda dengan e ada kata mole, yang sudah pasti artinya berbeda.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
cafe

13 Oktober 2010

Omo! Chicken

KEHADIRAN Omo! Chicken sepertinya memberikan secercah harapan baru.Restaurant semi-fast food ini berupaya membalikkan anggapan banyak orang bahwa makanan siap saji berakibat buruk bagi kesehatan dan membuat gemuk. Di Omo! Chicken, kita dapat menemukan makanan favorit seperti Chicken Wings dan Burger yang tidak saja lezat dan nikmat, juga sehat.
 


Semua menu yang Omo sajikan memang sehat karena tidak menggunakan bahan kimia, pengawet, dan pewarna. Omo hanya menggunakan canola oil dalam proses penggorengan yang diketahui baik untuk kesehatan. Tidak hanya penyajian, tetapi kualitas bahan dan pelayanan prima juga menjadi perhatian utama.
 




Omo dalam bahasa Korea berarti ungkapan terkejut seperti “astaga”. Restoran yang terletak di Under Ground Floor Unit MUG 30, Gandaria City ini memang berupaya menjadi alternatif yang mengejutkan sebagai tempat mengisi perut sekaligus tongkrongan favorit. Dengan ruangan yang didesain minimalis modern serba hitam-putih dan bangku unik, berada di gerai Omo! Chicken terasa nyaman untuk melepas penat.

Keseriusan Omo! Chicken untuk mengampanyekan hidup sehat dan bersih tidak hanya terlihat dari pilihan bahan dan bumbu masakan, tetapi juga dari pelayanan dan fasilitas lainnya. Misalnya terlihat dari para pelayanannya yang menggunakan masker atau penggunaan wadah menu khusus untuk makanan. Omo! Chicken sangat unik dan spesial karena diracik menggunakan bumbu ala masakan tradisional Korea yang terkenal bergizi tinggi. Misalnya, menu unggulan di sini yaitu chicken wings.





Bedanya, sayap ayam dimasak dengan canola oil yaitu minyak sayur yang diketahui mengandung lemak jenuh yang paling rendah dan kaya asam lemak omega-3 dan omega-6. Canola oil berasal dari akronim “Canadian oil, low acid”, yang berasal dari biji rape yang kebanyakan adalah tanaman transgenik. Tanaman ini sebagian besar tumbuh di China, Kanada, Amerika Serikat, dan Jerman. Karena kandungannya yang istimewa dan rendah kolesterol, canola oil sering dijadikan bahan menggoreng untuk makanan orang yang sedang diet.

Omo! Chicken menyediakan dua rasa Chicken Wings, yaitu Chicken Hot Sauce yang berasa pedas dan Chicken Soya Sauce yang agak manis. 

Proses menggoreng dan campuran bumbu yang pas membuat sayap ayam menjadi renyah dan gurih. Rasanya yang nikmat membuat orang yang mencicipinya dijamin ketagihan dan puas melahap hingga gigitan terakhir. Sungguh sebuah santapan yang wajib dicoba.

Di sini juga tersaji menu unggulan lainnya semisal Chicken Curry Burger yaitu burger yang berisi chicken katsu dengan baluran saus kari. 

Saus kari yang biasanya diracik ala Jepang, dibuat beda. Di sini rasanya lebih “light” atau ringan dan tidak menyengat sama sekali. Karena itu, siapa pun, bahkan anak-anak sekalipun, akan menyukai menu ini. Ada juga menu rice ball yaitu bola- bola yang terbuat dari campuran nasi, seaweed (rumput laut) dan anchovy (ikan teri).

Perpaduan antara bahan masakan spesial ini menghasilkan sensasi kudapan yang lezat. Menu ini biasanya baik untuk anak yang susah makan atau sedang sakit karena menyehatkan dan bergizi tinggi.
 
Makanan lain di Omo! Chicken, di antaranya Chicken Curry Rice, Chicken Katsu Curry Rice, Curry Fried Rice, Chicken Golden Strip, Popcorn Chicken dan French Fries. Semunya mengundang selera. Sebagai pelepas dahaga, Omo! Chicken menyediakan minuman spesial yaitu Organic Corn Tea. Organic Corn Tea yang terasa plain dengan aroma jagung yang kuat ini dibuat dari rebusan jagung organik dengan air.



Untuk minuman lainnya, ada Korean Mocca Coffee, Air Mineral, dan Teh.
 
Di Omo! Chicken tersedia juga menu paket. Di antaranya, combo chicken hot/soya yang berisi 4 chicken wings, curry fried rice, salad dan organic corn tea. Ada juga paket combo curry burger yang terdiri atas chicken curry burger, french fries, salad dan organic corn tea. Yang terakhir, paket combo chicken katsu curry yang terdiri atas chicken katsu curry rice, salad, dan organic corn tea.
sumber:OpenRice

Lihat Juga:
Cafe

12 Oktober 2010

An pan Roti Jepang

Anpan (あんパン atau 餡パン?) adalah roti manis dengan isi selai kacang merah.

Roti bukanlah makanan yang biasa dimakan oleh orang Jepang sebelumnya, namun kini banyak jenis roti yang merupakan makanan khas Jepang, seperti : meron-pan, kurimu-pan, jamu-pan, koshian-pan, ogura an-pan, sakura an-pan, korone, dan lain-lain. Hal ini bisa jadi karena orang Jepang pandai dalam memperkenalkan tradisi makanan dari negara-negara lain dan mengadaptasinya agar sesuai dengan selera orang Jepang.

An-pan tercipta pada tahun 1874, oleh pemilik roti kimuraya di distrik Ginza Tokyo. awalnya Kimura Yasube'e, nama pemilik toko tersebut mencoba untuk membuat roti yang sesuai dengan selera orang Jepang. Kemudian dengan mengambil ide dari manju kukus yang merupakan makanan khas Jepang, didapatlah roti yang lembut, manis, mudah dimakan dan cocok pula dengan selera orang Jepang.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe

30 September 2010

Nasi Dagang

Nasi dagang adalah makanan Malaysia berupa nasi yang ditanak bersama santan kelapa, dan disajikan bersama lauk kari ikan ikan tongkol. Hidangan ini berasal dari negara bagian Terengganu dan Kelantan. Di Terengganu, nasi dagang dibuat dari campuran beras dan ketan yang ditanak bersama santan kelapa. Nasi dagang terengganu dihidangkan dengan kuah nasi dagang yang dimasak dengan menggunakan bumbu khas Malaysia (cabai, kunyit, lengkuas, sereh), dan berbeda dengan bumbu kari dari India. Nasi dagang kelantan biasanya berwarna merah karena dicampur ketan merah.

Bumbu nasi dagang berupa bawang merah, biji kelabet, dan daun sereh. Kari ikan tongkol atau tenggiri sering kali merupakan satu-satunya lauk untuk nasi dagang. Lauk lain untuk nasi dagang misalnya kari kambing atau kari kepala ikan. Nasi dagang berbeda dari nasi lemak yang umumnya dimakan bersama ikan bilis dan telur.

Hidangan ini disebut nasi dagang karena pada zaman dulu dibawa sebagai bekal oleh orang kampung yang pergi untuk berdagang. Sewaktu bepergian jauh, pedagang membawa nasi berisi kari ikan dan acar yang dibungkus daun pisang.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe

28 September 2010

Rabeg Khas Banten

Jakarta - Sup khas Banten ini unik rasanya, mirip dengan semur daging Betawi. Kuahnya kecokelatan dengan rasa manis pedas yang cukup nendang! Isinya perpaduan antara daging kambing dan sapi yang empuk. Penasaran dengan hidangan para Sultan Banten ini? Cobain yuk!

Kalau sedang berjalan-jalan di kota Serang, Banten, hidangan yang satu ini wajib di coba! Rabeg namanya, mungkin terdengar asing tapi jangan salah rabeg menjadi incaran para wisatawan yang tengah bertandang di kota Banten. Menurut cerita, rabeg adalah hidangan para Sultan Banten pada masanya khususnya pada masa pemerintahan Sultan Hasanudin Banten.

Rabeg biasa disajikan saat acara-acara khusus masyarakat Banten seperti akikah, sunatan, dan perkawinan, khususnya untuk masyarakat Serang dan Cilegon. Tapi kini rabeg sudah bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota Serang. Salah satunya adalah rabeg H.Naswi yang sudah cukup melegenda.

Warung sederhana yang letaknya tepat di depan rumah tahanan kota Serang ini tak pernah sepi pengunjung. Baik penduduk sekitar Serang, ataupun para pendatang yang memang sengaja mampir. Warung Rabeg H.Naswi tidak hanya menyediakan rabeg, tapi ada pilihan lain seperti sate sapi, ayam, dan kambing, aneka sop, dan nasi rames.

Berhubung saya penasaran dengan rabeg, jadilah saya memesan seporsi rabeg dan seporsi sate sapi. Rabeg adalah salah satu kuliner yang sudah mengalami akulturasi rasa dari masyarakat Arab dahulu kala. Rabeg disajikan dalam porsi yang tidak terlalu besar, hanya dalam mangkuk kecil seperti soto Kudus. Warna kuahnya kecokelatan, sepintas tampak seperti semur namun dengan kuah yang lebih encer. Aroma lada, kayu manis dan bawang yang menguar saat rabeg diaduk langsung menggelitik hidung.

Saat dicicipi, wow! Paduan kuah kaldu yang manis, pedas, dan gurih jadi satu bikin kombinasi rasa yang enak! Jejak minyak yang tertinggal tidak terlalu berlebihan. Meskipun kuahnya encer tapi tidak mengurangi rasa sama sekali. Rasa kuahnya
ringan namun bumbunya mantap!

Saya menambahkan sedikit sambal rawit hijau ke dalamnya, dan sensasi rasanya jadi makin enak! Apalagi setelah disuap dengan acar timun dan wortel yang asam segar. Potongan dagingnya tidak terlalu besar, namun pas. Dagingnya sangat empuk, saya tidak menemukan kesulitan saat mengunyahnya. Menurut si empunya, daging ini dimasak cukup lama dengan api yang kecil sehari sebelumnya sehingga dagingnya empuk dan matang merata.

Rabeg ini tidak hanya berisi daging sapi saja, tapi juga ada potongan iga kambing. Daging pada iga nya pun empuk dan tidak berbau sama sekali. Sedangkan sate sapi ini berukuran tidak terlalu besar, sepintas tampilannya sama saja dengan sate ayam.
Yang unik adalah bumbu kacang yang digunakan untuk melumuri satenya. Bumbu kacang ini cenderung encer tidak kental seperti kebanyakan sate.

Warnanya pun cokelat terang, dengan meninggalkan sedikit jejak berminyak. Soal rasa, tentu saja berbeda. Bumbu kacang ini cenderung lebih gurih, sangat berbeda dengan sate yang ada di Jakarta. Kalau untuk saya, saus kacang ini saya tambahkan dengan sedikit sambal dan juga kecap baru pas rasanya.

Supaya makin afdol, saya tak membuang kesempatan mencicipi emping Serang yang terkenal tipis gurih dan renyah. Dikunyah sembari menikmati rabeg..hmm..benar-benar sedap! Seporsi rabeg plus nasi dan juga sate sapi dihargai Rp 15.000,00 saja. Hmm..harga yang cukup murah untuk rasa yang enak! Jika Anda sedang berada di kawasan Serang, tak ada salahnya mencicipi kuliner Sultan Banten yang sudah melegenda ini.
Sumber: Detik Food

Lihat Juga:
Restaurant
Restoran
Cafe

22 September 2010

Tanah Toraja dan Kuliner Khasnya

Kue khas Tana Toraja Kue Tori dan Jipang Toraja Selain makanan berat, di Toraja juga terdapat beberapa makanan khas lainnya, salah satunya yaitu kue tori dan kue jipang Toraja. Sama seperti kue jipang pada umumnya, jipang Toraja juga memiliki bentuk dan rasa yang hampir mirip. Bedanya, jipang Toraja terbuat dari ketan/beras hitam dan mengunakan gula merah, jadi warnanya agak coklat kehitaman. Kue tori juga menggunakan bahan-bahan yang mirip dengan jipang, hanya saja bentuknya berbeda, karena menggunakan tepung beras dan wijen. Walaupun kedua makanan ini memilikiwarna yang kurang menarik, tapi kalau soal rasa bolehlah dibandingkan dengan kue-kue manis lainnya.

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Tana Toraja tanpa menikmati kopi toraja: Kopi Toraja Ada satu minuman yang dicari oleh setiap orang yang berkunjung ke Toraja, apalagi kalau bukan kopi Toraja. Kopi Toraja sangat terkenal dan pamornya sudah mendunia, khususnya dikalangan para pecinta kopi. Kopi Toraja merupakan jenis kopi arabika (Cofeea arabica) yang dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700 – 1.700 m dpl, dengan suhu ratarata 16 - 20 °C yang beriklim kering selama 3 bulan/tahun berturut-turut. Selain jenis arabika, di Toraja juga terdapat jenis kopi robusta, namun jumlah dan kualitasnya sangat rendah jika dibandingkan dengan produksi kopi arabika di Toraja. Rasa kopi memang sangat spesifik, sesuai dengan tempat asalnya, hal ini membuat tidak ada rasa kopi yang identik di dunia ini.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe

21 September 2010

Kalori pun Terbakar Saat Memasak

Membakar kalori tak hanya dengan berolahraga, karena banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kalori di dalam tubuh.Salah satunya dengan memasak.Memasak bisa jadi merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan bagi beberapa kaum perempuan terlebih lagi laki laki, tapi sebaiknya hal ini dipikirkan kembali. Karena selain bisa menyenangkan orang-orang dirumah dengan makanan yang dihasilkan, memasak juga bisa membantu membakar kalori di dalam tubuh.



Kegiatan memasak ini bisa membakar rata-rata sekitar 139 kalori per jam, semakin banyak makanan yang dimasak maka kalori yang akan dibakar juga akan semakin besar. Kegiatan mempersiapkan makan bisa memberikan manfaat yang lebih bagi seseorang. Terdapat dua temuan kunci dari sebuah penelitian yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine.



Kalori yang dibakar sudah mulai terjadi sejak seseorang mempersiapkan bahan-bahan untuk dimasak, misalnya saat ia mencuci bahan, mengiris dan menghaluskan bumbu-bumbu yang akan digunakan sampai ia memasak bahan-bahan tersebut menjadi sebuah makanan. Semakin banyak kegiatan yang dilakukan saat memasak, maka akan makin banyak pula kalori yang dibakar oleh tubuh. Selain itu posisi memasak juga mempengaruhi otot apa yang akan dilatih oleh tubuh, misalnya jika seseorang memasak sambil berdiri maka ia bisa melatih otot lengan dan juga kaki. Sedangkan jika ia memasak sambil duduk, maka ia hanya melatih otot pergelangan tangan saja seperti saat menggoreng atau menumis.
Sumber: Detikhealth

Lihat Juga:
restaurant
restoran
cafe