Tampilkan postingan dengan label klinik wajah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label klinik wajah. Tampilkan semua postingan

29 April 2010

Agar Tak Gagal Operasi Plastik



Bedah plastik saat ini tak hanya bisa dilakukan di rumah sakit, namun klinik perawatan kecantikan, bahkan salon pun sudah menyediakan pelayanan 'permak' wajah atau tubuh ini. Sayangnya, masih banyak wanita yang tidak mementingkan keamanan prosedur ini. Akibatnya, tak sedikit korban yang muncul karena operasi plastik yang gagal.

Lalu, bagaimana memilih tempat untuk melakukan bedah plastik yang aman?

Menurut dokter Teddy O.H. Prasetyono, Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI), riset dan menggali informasi dari dokter yang kompeten sangat penting sebelum seseorang memutuskan untuk melakukan bedah plastik.

Untuk mengetahui apakah dokter yang dipilih kompetensi untuk melakukan bedah plastik, cara paling sederhana adalah melihat di situs www.perapisurgeon.org. Dalam situs tersebut terdapat nama dokter bedah plastik Indonesia yang tergabung dalam PERAPI dan kompetensinya tidak diragukan.

"Selain melihat dalam situs, cara lain adalah menanyakan kepada dokter tersebut sertifikat atau latar belakang akademis. Hal ini sangat penting jika pasien memang tidak mengetahui latar belakang dokter dan mereka memang memiliki hak untuk mengetahuinya," kata dr. Teddy menjelaskan.

Setelah memilih dokter yang tepat, langkah selanjutnya adalah konsultasi. Konsultasi bisa dilakukan 2 hingga 3 kali tergantung kondisi pasien. Hal itu karena menurut dokter Teddy, pasien harus tahu apa yang dia mau dan yakin dengan keputusannya.

"Pasien harus tahu apa yang dia mau. Bukan mengikuti orang lain apalagi tren. Kalau menghadapi pasien seperti itu, tentunya dokter harus mengarahkan dengan benar. Sepuluh tahun lalu banyak pasien yang melakukan bedah plastik karena ingin mirip seseorang artis, tetapi saat ini pasien sudah mulai tahu apa yang mereka inginkan, hal itu karena mereka sudah menggali informasi yang tepat sebelum memutuskan," ujar dr. Teddy.

Jika memang belum yakin untuk melakukan bedah plastik pada seorang dokter, Anda bisa melakukan komparasi dengan dokter lain atau klinik perawatan lainnya. Rasa nyaman dan yakin memang sangat penting dalam melakukan bedah plastik. Kondisi psikologis juga harus dipersiapkan. Karena itu, proses konsultasi sangat penting sebelum melakukan tindakan bedah.

Melakukan perbandingan juga dianjurkan oleh dr. Teddy, jika memang pasien belum yakin. Tetapi pastikan Anda melakukan perbandingan dengan dokter yang juga memiliki latar belakang bedah plastik.

Hal yang perlu Anda tahu adalah, hasil akhir dari bedah plastik membutuhkan waktu. "Tidak lantas setelah dilakukan pembedahan terjadi perubahan. Untuk final result butuh waktu dan bisa tiga minggu atau satu bulan tergantung dari bagian yang dioperasi. untuk nose jobs lebih lama, bisa sampai satu tahun," kata dr. Teddy.

• VIVAnews

14 April 2010

Teliti Memilih Klinik Perawatan Wanita



Bagi kaum hawa agar jangan mudah tergiur janji manis perawatan facial dengan harga murah. Apalagi sekarang ini, salon-salon atau Klinik Perawatan kecantikan tumbuh bagai jamur, dari yang mewah sampai salon-salon tidak mempunyai namapun dapat melayani facial. Alih-alih bukan wajah mulus didapatkan melainkan kering dan merah-merah. Nggak mau itu terjadi kan

Nah, agar wajah Anda tidak berubah menjadi buruk rupa, sebaiknya sebelum melakukan facial, carilah informasi sebanyak-banyaknya. Perlu juga membandingkan kebersihan tempat facial, alat-alat yang steril, serta jenis produk yang dipakai juga menentukan hasil akhir. “Murah tetapi membuat malapetaka bagi wajah Anda buat apa?,” kata Owner Klinik M3 Perawatan dan Pengobatan Penyakit Kulit dan Kelamin Eddy Siminady kepada Jurnal Bogor, belum lama ini.

Selama ini banyak orang yang salah kaprah. Seharusnya saat wajah lagi berjerawat, apalagi kalau sampai meradang atau iritasi wajib menghindari facial. Pasien harus menunggu sampai iritasi dan peradangan akibat jerawat mereda. Tapi kan yang terjadi di tempat lain malah disarankan untuk difacial.

“Kalau di klinik M3, jika perawat melihat wajah pelanggannya berjerawat, mereka tidak berani ambil resiko. Mereka malah menyarankan pelanggan untuk bertemu dokter kulit dahulu. Ketika dokter kulit mengijinkan, baru perawat berani ambil tindakan facial,” terangnya.

Perawatan facial ditujukan untuk membersihkan dan menyegarkan kulit dengan seksama, karena terkadang pembersihan di rumah tidak maksimal. Riasan tebal setiap hari dan polusi, membuat kulit mati menumpuk dan membuat wajah tampak kusam.

Maka itulah kegunaan facial, untuk mengelupas kulit-kulit mati pada wajah. Mulai dari pembersihan wajah, penyegaran, penguapan, pengurutan, sampai pada pemberian masker. “Jadi bukan untuk mengatasi problem kulit wajah Anda,” tutur Eddy.

Menurut Eddy, perawatan wajah terkadang bisa menjadi sahabat sekaligus penjahat bagi kulit. Seringkali keinginan menjadi cantik juga putih menutup kewaspadaan para perempuan terhadap kemungkinan terselipnya zat-zat berbahaya.

Apalagi kosmetik itu didukung iklan dengan bintang-bintang berwajah ayu tanpa cacat. “Pokoknya di Klinik M3, siapapun yang ingin menjalani program perawatan dan pengobatan kulit harus menemui dulu dokter kulit agar mereka mendapatkan pemahaman yang benar mengenai kulit wajah. Ini sangat penting,” ujarnya.

Eddy menegaskan bahwa Klinik Perawatan M3 bukanlah salon kecantikan, tetapi klinik perawatan dan pengobatan penyakit kulit. Jadi, jika kaum hawa ingin mendapatkan kulit wajah cantik, Anda salah tempat! Karena Eddy lebih mengedepankan konsep kulit wajah sehat, bahkan pria yang senang tertawa ini mempunyai motto ‘Cantik Belum Tentu Sehat, Tapi Sehat Sudah Pasti Cantik’.

jurnalbogor.com

23 Maret 2010

Waspada dan Teliti Janji Klinik Perawatan Kecantikan


Tren belakangan ini memperlihatkan, semakin banyak orang lebih suka pergi ke tempat Klinik Perawatan yang sifatnya tidak terlalu medis. Hasil survei oleh American Society for Dermatologic Surgery beberapa tahun menyoroti peningkatan 41 persen jumlah yang mendapat perawatan dari para non-spesialis kulit. Jadi, pastikan dulu tingkat keamanan tempat yang akan kita kunjungi dan pertimbangkan beberapa aspek berikut:

1. Kecakapan Tenaga Ahli
Memilih klinik kecantikan yang dipimpin dokter spesialis kulit adalah tindakan tepat. Tapi, itu belum cukup. Kita juga perlu yakin bahwa dikter itu selalu ada di klinik setiap kali dilakukan prosedur perawatan. Ini penting, mengingat para ahli setingkat spesialis kulit harus mendapatkan pelatihan tambahan dalam melakukan perawatan kecantikan seperti botox, terapi laser, bedah pisau, dan prosedur kosmetik medis lainnya.
Tindakan Kita: Dapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai klinik dan pelayanannya.

2. Besaran Tarif
Jenis perawatannya sama, kliniknya juga sejenis. Tapi, kenapa tarifnya bisa lebih murah? Rendahnya tarif bisa berkaitan dengan terapis yang tidak memiliki keahlian dan pengalaman cukup. Selain itu, kualitas perlatan ikut menentukan tarif. Yang bisa memberikan jaminan keamanan adalah peralatan yang sudah mengantungi cap lolos uji klinis internasional FDA (Food and Drug
Administration).
Tindakan Kita: Bandingkan tarif untuk perawatan yang sama di beberapa klinik kecantikan.

3. Sesuai Prosedur
Setiap tindakan yang akan diambil, seorang spesialis kulit wajib melakukan pemeriksaan riwayat medis dan kondisi pasien secara umum dan menyeluruh. Hal ini penting untuk mengetahui apakah perawatan kecantikan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan bagian tubuh lainnya. Kita juga perlu paham bahwa dalam setiap tindakan harus ada surat persetujuan medis yang ditandatangani oleh dokter dan pasien. Dokter akan menjelaskan isi surat yang menyebutkan tindakan dan risiko yang mungkin terjadi. "Jadi tak sebatas menerima pasiesn dan memberi obat," tambah dr. Grace.Tindakan Kita: Pastikan dokter spesialis kulit memeriksa kondisi fisik dan kesehatan kita terlebih dulu. Juga membuat persetujuan medis. Selain itu, sebagai pasien yang baik, jangan pasrah saat diberikan obat.

4. Kondisi Klinik
Kebersihan dan suasana Klinik Perawatan juga tak boleh kita lewatkan. Sebab, ini mencerminkan profesionalitas pelayanan. Perhatikan sekecil-kecilnya, hingga masalah seperti apakah ada debu pada sofa tamu, atau apakah dokter atau perawat memakai sarung tangan saat menangani pasien.

Tindakan Kita: Mintalah agar kita ditemani berkeliling klinik di waktu praktik. Bila suasana yang kita rasakan agak aneh, kita berhak mengurungkan niat untuk dirawat. Periksa kembali pamflet, brosur, spanduk, atau banner. Jangan percaya begitu saja pada apa yang kita baca dan lihat. Bila tertulis "mudah", kita perlu bertanya bagaimana prosedurnya. Bila tertulis ada perawatan baru yang belum pernah kita dengar, waspadai dan cari info sebanyak mungkin tentangnya.

(Intan Sari Boenarco/Prevention Indonesia)

04 Maret 2010

Facial Mahal, Perlukah?



Demi mengejar kulit cantik dan awet muda, banyak wanita rela menghabiskan uang yang tidak sedikit. Berbagai macam cara perawatan wajah mereka lakukan di Klinik Perawatan, salah satunya facial.

Perawatan tersebut dilakukan untuk mengangkat kotoran di wajah sekaligus menghaluskan dan mengencangkan kulit muka.

Jenis facial yang ditawarkan sangat beragam. Ada yang menggunakan bahan alami, laser dengan teknologi canggih terkini, hingga facial dengan penggunaan berlian atau emas. Semuanya menjanjikan hasil yang menggiurkan. Wajah bersih, mulus bebas kerut dan sekenyal kulit bayi.

Tapi harga yang ditawarkan pun tergolong mahal. Pertanyaannya, apakah harga yang harus dibayar itu sepadan dengan hasilnya?

Asisten profesor dermatologi kosmetik di New York University Medical Center, Jessie Cheung, mengungkapkan, tidak semua facial yang bagus itu mahal. Begitu juga sebaliknya.

Ia menjelaskan, banyak facial mahal yang menawarkan teknologi canggih, tapi ternyata hasilnya tak sebanding.

Salah satunya adalah facial oksigen. Facial ini sangat populer di kalangan selebriti Hollywood. Perawatan jenis ini menjanjikan kulit lebih sehat, lembab dan lembut. Tapi Anda harus membayar mahal untuk perawatan tersebut.

Padahal, menurut Cheung, sejauh ini belum ada studi klinis yang menemukan manfaat facial oksigen. Demikian juga perawatan dengan menggunakan batu dan logam mulia seperti emas, berlian, dan batu safir. Cheung menegaskan, semua perawatan tersebut belum terbukti manfaatnya.

Galvanic facial adalah salah satu jenis perawatan yang bagus dan layak dipertimbangkan menurut Cheung. Facial ini menggunakan mesin galvanic yang memancarkan energi listrik untuk menstimulasi kulit.

Stimulasinya membuat pori-pori terbuka, sehingga kotoran seperti komedo bisa terangkat. Saat pori-pori bersih dari kotoran yang menyumbat, produk kecantikan pun akan meresap dengan baik.

“Jika produk kecantikan kulit bisa meresap ke dalam kulit, produk itu akan bekerja lebih baik dan maksimal,” kata Cheung.

Energi listrik yang dipancarkan mesin galvanic juga mampu memberi efek pijatan pada kulit wajah, sehingga wajah terasa lebih relaks. Menurut Cheung, perawatan ini juga tergolong tidak mahal.

Jadi, mulai sekarang, cari Klinik Perawatan wajah yang memberikan hasil nyata dan tidak mahal.

kosmo.vivanews.com

04 Februari 2010

Jangan Asal ‘Menyerahkan’ Wajah



Saran di atas sekedar peringatan bagi Anda, terutama kaum hawa agar jangan mudah tergiur janji manis perawatan facial dengan harga murah. Apalagi sekarang ini, salon-salon atau Klinik Perawatan kecantikan tumbuh bagai jamur, dari yang mewah sampai salon-salon tidak mempunyai namapun dapat melayani facial. Alih-alih bukan wajah mulus didapatkan melainkan kering dan merah-merah. Nggak mau itu terjadi kan?

Nah, agar wajah Anda tidak berubah menjadi buruk rupa, sebaiknya sebelum melakukan facial, carilah informasi sebanyak-banyaknya. Perlu juga membandingkan kebersihan tempat facial, alat-alat yang steril, serta jenis produk yang dipakai juga menentukan hasil akhir. “Murah tetapi membuat malapetaka bagi wajah Anda buat apa?,” kata Owner Klinik M3 Perawatan dan Pengobatan Penyakit Kulit dan Kelamin Eddy Siminady kepada Jurnal Bogor, belum lama ini.

Selama ini banyak orang yang salah kaprah. Seharusnya saat wajah lagi berjerawat, apalagi kalau sampai meradang atau iritasi wajib menghindari facial. Pasien harus menunggu sampai iritasi dan peradangan akibat jerawat mereda. Tapi kan yang terjadi di tempat lain malah disarankan untuk difacial.

“Kalau di klinik M3, jika perawat melihat wajah pelanggannya berjerawat, mereka tidak berani ambil resiko. Mereka malah menyarankan pelanggan untuk bertemu dokter kulit dahulu. Ketika dokter kulit mengijinkan, baru perawat berani ambil tindakan facial,” terangnya.

Perawatan facial ditujukan untuk membersihkan dan menyegarkan kulit dengan seksama, karena terkadang pembersihan di rumah tidak maksimal. Riasan tebal setiap hari dan polusi, membuat kulit mati menumpuk dan membuat wajah tampak kusam.

Maka itulah kegunaan facial, untuk mengelupas kulit-kulit mati pada wajah. Mulai dari pembersihan wajah, penyegaran, penguapan, pengurutan, sampai pada pemberian masker. “Jadi bukan untuk mengatasi problem kulit wajah Anda,” tutur Eddy.

Menurut Eddy, perawatan wajah terkadang bisa menjadi sahabat sekaligus penjahat bagi kulit. Seringkali keinginan menjadi cantik juga putih menutup kewaspadaan para perempuan terhadap kemungkinan terselipnya zat-zat berbahaya.

Apalagi kosmetik itu didukung iklan dengan bintang-bintang berwajah ayu tanpa cacat. “Pokoknya di Klinik M3, siapapun yang ingin menjalani program perawatan dan pengobatan kulit harus menemui dulu dokter kulit agar mereka mendapatkan pemahaman yang benar mengenai kulit wajah. Ini sangat penting,” ujarnya.

Eddy menegaskan bahwa Klinik Perawatan M3 bukanlah salon kecantikan, tetapi klinik perawatan dan pengobatan penyakit kulit. Jadi, jika kaum hawa ingin mendapatkan kulit wajah cantik, Anda salah tempat! Karena Eddy lebih mengedepankan konsep kulit wajah sehat, bahkan pria yang senang tertawa ini mempunyai motto ‘Cantik Belum Tentu Sehat, Tapi Sehat Sudah Pasti Cantik’.

jurnalbogor.com

18 Januari 2010

Tips Memilih Klinik Perawatan Kecantikan



Tren belakangan ini memperlihatkan, semakin banyak orang lebih suka pergi ke tempat Klinik Perawatan kecantikan yang sifatnya tidak terlalu medis. Hasil survei oleh American Society for Dermatologic Surgery beberapa tahun menyoroti peningkatan 41 persen jumlah yang mendapat perawatan dari para non-spesialis kulit.

"Memang, mereka yang non-spesialis mendapat pelatihan singkat agar bisa mengaplikasikan alat perawatan kecantikan. Hanya saja, pelatihan itu bukan diberikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit (Perdoski), melainkan produsen atau penjual alat. Alhasil, mereka hanya tahu cara memakai alat. Namun pengetahuannya tentang kulit hanya superfisial dan hanya fokus pada masalah kecantikan kulit wajah. Padahal banyak penyakit kulit lain yang bisa menyebabkan problem di wajah," imbuh dr. Grace NS Wardhana, Sp.KK, dari Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta. Jadi, pastikan dulu tingkat keamanan tempat atau Klinik Perawatan kecantikan yang akan kita kunjungi dan pertimbangkan beberapa aspek berikut:

1. Kecakapan Tenaga Ahli
Memilih Klinik Kecantikan yang dipimpin dokter spesialis kulit adalah tindakan tepat. Tapi, itu belum cukup. Kita juga perlu yakin bahwa dikter itu selalu ada di klinik setiap kali dilakukan prosedur perawatan. Ini penting, mengingat para ahli setingkat spesialis kulit harus mendapatkan pelatihan tambahan dalam melakukan perawatan kecantikan seperti botox, terapi laser, bedah pisau, dan prosedur kosmetik medis lainnya. Caranya, coba periksa apakah akreditasi Spesialis Kulit dan Kecantikan tercantum di papan nama klinik. Selain itu, tanyakan langsung kepada dokter yang akan memberikan perawatan tentang sertifikasinya. Atau, mintalah rekomendasi dari pasien yang pernah menjadi kliennya.

2. Besaran Tarif
Jenis perawatannya sama, kliniknya juga sejenis. Tapi, kenapa tarifnya bisa lebih murah? Rendahnya tarif bisa berkaitan dengan terapis yang tidak memiliki keahlian dan pengalaman cukup. Selain itu, kualitas perlatan ikut menentukan tarif. Yang bisa memberikan jaminan keamanan adalah peralatan yang sudah mengantungi cap lolos uji klinis internasional FDA (Food and Drug Administration). Tanyakan, apakah peralatan yang digunakan sudah berlevel medis. Untuk itu, taka ada salahnya melakukan sebuah riset kecil dengan bertanya langsung ke klinik atau dokter. Setelahnya, dapatkan informasi siapa yang melakukan perawatan. Sebisa mungkin, hindari dokter yang menyerahkan tugas ini pada perawat atau asistennya.

3. Sesuai Prosedur
Setiap tindakan yang akan diambil, seorang spesialis kulit wajib melakukan pemeriksaan riwayat medis dan kondisi pasien secara umum dan menyeluruh. Kita juga perlu paham bahwa dalam setiap tindakan harus ada surat persetujuan medis yang ditandatangani oleh dokter dan pasien. Pastikan dokter spesialis kulit memeriksa kondisi fisik dan kesehatan kita terlebih dulu. Juga membuat persetujuan medis. Selain itu, sebagai pasien yang baik, jangan pasrah saat diberikan obat. Tak ada salahnya memeriksa sertifikasi dari BPOM. Untuk obat berupa krim racikan dokter, dr. Grace menyarankan kita bertanya seputar kandungan, efek samping, dan waktu pemakaian.

4. Kondisi Klinik
Kebersihan dan suasana klinik juga tak boleh kita lewatkan. Sebab, ini mencerminkan profesionalitas pelayanan. Perhatikan sekecil-kecilnya, hingga masalah seperti apakah ada debu pada sofa tamu, atau apakah dokter atau perawat memakai sarung tangan saat menangani pasien.

female.kompas.com