Tampilkan postingan dengan label bahan pemutih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahan pemutih. Tampilkan semua postingan

05 April 2010

Memilih Pemutih Wajah yang Aman



Wanita mana sih yang tak mengidamkan kulit wajah nan putih, mulus, dan 'cling'? Demi mendapatkan kulit idaman itu, banyak wanita mengerling pada produk pemutih wajah.

Jika Anda pun termasuk salah satu di antara mereka, alangkah baiknya jika berhati-hati. Sebab, di pasaran tersedia beragam produk Pemutih Kulit yang tak semuanya aman digunakan karena mengandung bahan-bahan berbahaya, semisal merkuri.

Celakanya, secara kasat mata, kita sulit memastikan mana produk Pemutih Kulit yang mengandung merkuri dan mana yang tidak. Nah, agar tak 'tergelincir' saat memilih produk pemutih, simak beberapa tips dari dr Rini Tjahdadi SpKK, spesialis kulit yang berpraktik di sejumlah klinik kecantikan di Jakarta. Berikut tips-tips nya:

* Ada baiknya konsultasi ke dokter sebelum memakai krim pemutih wajah. Dalam hal ini, dokter akan memeriksa bagaimana kondisi kulit wajah Anda, apakah tergolong jenis kulit yang tahan memakai krim pemutih atau tidak. Jika kulit Anda termasuk yang tidak tahan, sebaiknya tidak memakai pemutih karena akan membuat kulit menjadi rusak.

* Sebenarnya tidak semua wajah membutuhkan pemutih. Pemutih hanya dibutuhkan oleh mereka yang memiliki kulit wajah kusam, atau banyak flek hitam/cokelat. Dengan pemutih, diharapkan kulit wajah menjadi lebih cerah.

* Anda patut curiga jika dalam waktu singkat kulit Anda menjadi putih karena produk pemutih yang Anda pakai. Misalnya, baru seminggu menggunakan produk itu, kulit sudah tampak putih. Biasanya, produk pemutih seperti ini mengandung merkuri.

* Perlu juga dicurigai jika krim pemutih membuat kulit wajah menjadi merah atau iritasi akibat kulit tidak tahan dengan bahan aktif yang terkandung dalam krim pemutih itu. Dampak lain dari pemutih yang mengandung merkuri adalah wajah menjadi bengkak dan kulit kasar.

* Selain memakai krim pemutih, rawatlah kulit wajah Anda dengan cara banyak minum air putih, mengonsumsi buah-buahan, olahraga teratur, dan tidur yang cukup. Dengan cara ini, kulit wajah Anda akan tampak sehat dan segar.

* Rajin membersihkan wajah dan hanya memakai produk kosmetik yang aman.

* Rutin melakukan facial untuk mengangkat komedo dan sel kulit mati.

* Gunakan tabir surya setiap keluar rumah untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

infoanda.com

03 Maret 2010

Cermati Produk Pemutih Kulit



Akibatnya, bukan kulit warna putih yang mereka dapatkan, tetapi kulit yang rusak terbakar. Kulit mereka menjadi lebih hitam dari sebelumnya.
Belajar dari pengalaman mereka, sebelum menggunakan krim pemutih kulit, sebaiknya konsumen mengetahui inti perawatan kulit dan meneliti kandungan krim yang akan dipakai.
Pada dasarnya tujuan perawatan kulit adalah mendapatkan kulit yang segar, sehat, dan halus. Kulit yang demikian membuat penampilan seseorang tampak bersih, tidak kusam. Perawatan membuat penampilan kulit lebih sehat, bukan menjadikan kulit berwarna putih.
Krim pemutih yang dikemas produsen dalam sabun, losion tubuh, pelembab, dan sebagainya hanya berfungsi merawat dan memperindah penampilan. Krim pemutih kulit yang dijual bebas tak bisa berfungsi sebagai terapi seperti obat karena obat hanya bisa digunakan berdasarkan resep dokter.
Hidrokuinon dan merkuri
Saat ini hidrokuinon masih digunakan sebagian produsen pemutih karena hidrokuinon mampu mengelupas kulit bagian luar dan menghambat pembentukan melanin yang membuat kulit tampak hitam. Namun, menurut ahli kosmetik di rumah sakit kramat 128, jakarta pusat, dr lili legiawati spkk, penggunaan hidrokuinon dalam kosmetika bebas tak boleh lebih dari 2 persen.
"hidrokuinon tidak boleh digunakan dalam waktu yang lama, dan jika pemakaiannya lebih dari 2 persen, harus di bawah kontrol dokter. Penggunaan hidrokuinon yang berlebihan bisa menyebabkan oochronosis terhadap orang berkulit gelap," kata lili.
Oochronosis adalah kulit berbintil seperti pasir dan berwarna coklat kebiruan. Penderita oochronosis akan merasa kulit seperti terbakar dan gatal.
Sementara merkuri sudah dilarang badan pengawasan obat dan makanan (bpom) untuk digunakan dalam kosmetika meski hanya dioleskan.
"walau hanya dioleskan dan tidak diminum, merkuri bisa meresap ke dalam pembuluh darah. Bila terakumulasi dalam ginjal, dapat mengakibatkan kerusakan fungsi ginjal," tutur lili yang juga pengajar pada fakultas kedokteran universitas indonesia.
Namun, yang menjadi masalah, hanya sebagian pemutih kulit yang mencantumkan bahan dasar dan komposisi dalam produknya. Mungkin mereka takut jika mereka mencantumkan bahan baku dan komposisi tersebut, konsumen tidak akan memakai produknya.



Http://www.indonesiaindonesia.com

04 Februari 2010

Teliti dan Perhatikan Komposisi Krim Pemutih Kulit


Masih ingatkah Anda dengan penyitaan 70 merek kosmetik asal China yang tidak memiliki ijin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Nah, dengan terbukanya perdagangan bebas atau AFTA, sebagai konsumen Anda harus kritis dalam memilih berbagai produk kosmetik yang ditawarkan. Kebanyakan produk tersebut tidak lolos ijin edar dan standar keamanan bahan kandungan dari BPOM. Bahkan tak jarang, kosmetik-kosmetik itu beredar tanpa mencantumkan komposisi bahan atau tanpa merek.

Nah, sebagai calon konsumen dari produk-produk Pemutih Kulit tersebut kita seharusnya tahu apa dan bagaimana ciri-ciri kosmetik yang dilarang karena tidak lulus standar. Setidaknya ada empat bahan yang saat ini sudah dilarang untuk digunakan dalam bahan kosmetik, yaitu merkuri, hydroquinon, rhodamin, dan Retin-A.

Keempat bahan itu memang bekerja untuk memutihkan wajah secara cepat. Misalnya untuk menghilangkan jerawat, untuk menghilangkan noda hitam di wajah dan untuk memutihkan. ''Namun, kosmetika tersebut akan menyebabkan ketergantungan jika kita tidak lagi memakainya. Dari kebanyakan pasien yang datang, wajah mereka jadi menghitam dan timbul jerawat parah. Padahal awalnya wajah mereka tidak berjerawat,'' jelas Dr Retno I. Tranggono, SpKK, pendiri Ristra Institute of Skin and Health.

Keempat bahan tersebut sebenarnya dilarang, karena pada dasarnya tidak cocok untuk kulit manusia. Jika tetap digunakan efeknya bukan hanya merusak kulit, tetapi juga mengakibatkan kanker kulit dan kanker sistemik. Contohnya kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru-paru, dan kanker lainnya yang menyerang organ vital tubuh.

''Tidak ada cara yang instan untuk hasil yang sehat. Sebab kosmetika yang aman akan memberikan hasil bertahap,'' jelas Dr Retno.

Jika produk-produk Pemutih Kulit tersebut ternyata tidak cocok dengan kulit Anda, Anda dapat memperhatikan reaksinya pada kulit Anda. Oleskan produk tersebut di bagian leher atau lengan lebih dulu, karena kedua bagian tubuh tersebut amat sensitif.

''Ada yang bisa memberikan efek penolakan kalau kulitnya sensitif. Namun ada yang bertahap, misalnya setelah tidak lagi menggunakan pemutih itu kulit mukanya menjadi belang, bengkak, dan mengelupas,'' jelasnya.

Karena bahan yang dilarang itu juga kerap digunakan untuk lipstik, coba rasakan juga apakah bibir Anda terasa gatal atau memerah akibat penggunaan lisptik tertentu. Jika ya, segera hentikan penggunaannya.

female.kompas.com

03 Desember 2009

Tips Memilih Pemutih Tubuh




Kulit perempuan indonesia kebanyakan berwarna kuning, coklat hingga sawo matang. Akan tetapi banyak pendapat yang mengatakan perempuan yang cantik adalah perempuan dengan sosok kulit putih, rambut lurus (hitam dan panjang), serta bertubuh langsing.

Saat ini banyak sekali iklan yang menayangkan berbagai macam
produk pemutih kulit dan skin care pemutih kulit, mulai dari sabun, lotion, pelembab, bedak, masker wajah, lulur dan lainnya, semuanya itu ada yang menjanjikan putih dalam waktu satu bulan, bahkan ada pula yang menawarkan putih dalam waktu satu minggu.

Memang tidak semua produk
pemutih kulit dan skin care tersebut aman digunakan, oleh karena itu kita harus pintar memilih, jangan sampai produk pemutih tersebut membahayakan kesehatan kita.

Untuk mendapatkan kulit putih, banyak cara dilakukan, mulai perawatan tradisional hingga memakai obat-obatan dan kosmetik
produk pemutih kulit dan skin care product yang banyak dijual dipasaran.

Sebaiknya pilihlah cara tradisional untuk memutihkan
kulit. Salah satunya adalah dengan menggunakan pemutih kulit wajah dan care product seperti lulur yang telah lama dipercaya mampu memutihkan dan membersihkan kulit.

Jika anda merasa repot setiap kali harus membuat lulurnya dan melulurkan ke seluruh tubuh sendirian. Saat ini ada cara yang praktis, tak ada salahnya memilih produk skin whitening product dan pemutih kulit wajah yang sudah ada, namun anda juga mesti selektif.

Pilih yang berbahan dasar alami seperti white mulbery, arbutin, licorice, kojic acid, alfa hydroxy acid, dan beta hydroxy acid, yang dapat dilihat pada kemasan produk pemutih.

Ada pula zat yang telah dilarang oleh pemerintah karena dinilai berbahaya.

Merkuri, sangat cepat menghilangkan noda dan membuat warna kulit lebih terang, namun berbahaya bagi kulit dan dapat meracuni sistem saraf dan ginjal.
Hidroquinon, sering menyebabkan iritasi kulit, membuat kulit sensitif dan serasa terbakar. Hidroquinon juga menyebabkan ketergantungan. Saat berhenti menggunakan produk yang mengandung zat itu, noda akan segera kembali lagi.
Tretinoin atau aha, secara kimiawi berefek meluruhkan sel-sel kulit mati yang mengandung pigmen, sehingga dapat mengiritasi kulit dan membuatnya sensitif.



Http://www.dechacare.com

29 Oktober 2009

Tips Memilih Pemutih Tubuh Untuk Wanita



Kulit perempuan indonesia kebanyakan berwarna kuning, coklat hingga sawo matang. Akan tetapi banyak pendapat yang mengatakan perempuan yang cantik adalah perempuan dengan sosok kulit putih, rambut lurus (hitam dan panjang), serta bertubuh langsing.

Saat ini banyak sekali iklan yang menayangkan berbagai macam skin whitening atau skin care , mulai dari sabun, lotion, pelembab, bedak, masker wajah, lulur dan lainnya, semuanya itu ada yang menjanjikan putih dalam waktu satu bulan, bahkan ada pula yang menawarkan putih dalam waktu satu minggu.

Memang tidak semua produk skin whitening atau skin care tersebut aman digunakan, oleh karena itu kita harus pintar memilih, jangan sampai produk tersebut membahayakan kesehatan kita.

Untuk mendapatkan kulit putih, banyak cara dilakukan, mulai perawatan tradisional hingga memakai skin whitening product atau skin care product dan kosmetik yang banyak dijual dipasaran.

Sebaiknya pilihlah cara tradisional untuk memutihkan kulit. Salah satunya adalah dengan menggunakan lulur yang telah lama dipercaya mampu memutihkan dan membersihkan kulit.

Jika anda merasa repot setiap kali harus membuat lulurnya dan melulurkan ke seluruh tubuh sendirian. Saat ini ada cara yang praktis, tak ada salahnya memilih produk care product or skin product yang sudah ada, namun anda juga mesti selektif.

Pilih yang berbahan dasar alami seperti white mulbery, arbutin, licorice, kojic acid, alfa hydroxy acid, dan beta hydroxy acid, yang dapat dilihat pada kemasan produk.

Ada pula zat yang telah dilarang oleh pemerintah karena dinilai berbahaya.
  • Merkuri, sangat cepat menghilangkan noda dan membuat warna kulit lebih terang, namun berbahaya bagi kulit dan dapat meracuni sistem saraf dan ginjal.
  • Hidroquinon, sering menyebabkan iritasi kulit, membuat kulit sensitif dan serasa terbakar. Hidroquinon juga menyebabkan ketergantungan. Saat berhenti menggunakan produk yang mengandung zat itu, noda akan segera kembali lagi.
  • Tretinoin atau aha, secara kimiawi berefek meluruhkan sel-sel kulit mati yang mengandung pigmen, sehingga dapat mengiritasi kulit dan membuatnya sensitif.

Pilih bahan pemutih yang mengandung tabir surya dengan spf minimal 15 untuk menghambat pembentukan kembali pigmen melanin yang disebabkan paparan sinar matahari pada pukul 09.00-16.00. Untuk spf, pilih salah satu bahan berikut; avobenzone, titanium dioksid, atau zinc oksid.

Sebelum membeli produk skin whitening product atau skin care product, teliti dulu kemasannya. Perhatikan nomor registrasi, nama produsen, peringatan efek samping, maupun informasi produk lengkap dalam bahasa yang bisa anda mengerti, inggris maupun indonesia. Jangan lupa pula mengecek tanggal kadaluarsa produk. (aya/berbagai sumber)



Http://www.berita8.com