Tampilkan postingan dengan label lowongan kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lowongan kerja. Tampilkan semua postingan

14 Juni 2010

Tips Cepat dan Mudah Untuk Penampilan Segar bagi Wanita Karir

Seorang wanita pekerja yang harus meninggalkan rumah pagi-pagi sekali untuk menghindari macet agar tidak telat tiba di kantor, terkadang tidak punya waktu untuk berdandan atau memberikan perhatian lebih banyak terhadap penampilan.

Penampilan memang bukan hal yang utama dalam bekerja, walaupun ada beberapa pekerjaan yang mewajibkan penampilan rapi dan menarik. Contohnya pekerjaan di front office, bagian public relations atau customer service yang banyak berhubungan dengan orang dan relasi. Namun penampilan yang menarik juga bisa boost mood untuk memulai pekerjaan.


Berikut ini adalah tips mudah untuk menyegarkan penampilan wanita karir

Noda-noda di wajah.
Walaupun Anda tidak punya waktu untuk memakai make up yang lebih elaborate, usahakan untuk menutupi noda-noda di wajah dan lingkaran hitam di bawah mata menggunakan concealer. Proses ini hanya memakan waktu 1 sampai 2 menit. Oleskan obat tetes mata seperti Visine untuk meredakan peradangan yang disebabkan oleh jerawat, sebelum Anda mengoleskan concelear.

Mata
Aplikasikan mascara pada bulu mata Anda untuk memberikan kesan segar dan mata yang lebih 'hidup'. Proses ini hanya memakan waktu 2 menit untuk tiap mata. Ulaskan eye shadow dengan warna lembut, senada dengan pakaian yang Anda kenakan. Proses kedua ini bahkan hanya memakan waktu lebih singkat dari mengaplikasikan mascara.

Bibir
Jangan lupa poleskan lipstick di bibir Anda. Sesuaikan warnanya dengan warna kulit Anda dan hindari warna 'keras' atau terang. Selain membuat menyegarkan wajah Anda, lip balm atau lipgloss juga membantu mencegah bibir kering yang biasanya disebabkan udara kering yang disebabkan oleh AC.

Rambut.
Beli beberapa jepit rambut atau tusuk konde dekoratif untuk memudahkan Anda menata rambut. Tata rambut gaya twist adalah salah satu cara cepat untuk menata rambut Anda dibandingkan dengan memblow atau men¡¨catok¡¨ rambut Anda setiap pagi.


Job Vacancy , Career , Indonesia Job

Bookmark and Share

Makan Apa ketika Stress ?

Sebagai seorang karyawan, setiap hari Anda berhadapan dengan rutinitas kerja , tantangan-tantangan baru dan deadline. Belum lagi ditambah dengan keharusan untuk bekerja sama dan menyelaraskan pendapat dengan rekan kerja dan atasan, yang mungkin punya latar belakang kepribadian dan sudut pandang yang berbeda. Kemampuan yang kurang untuk mengelola hal-hal tersebut diatas bisa memicu stress.


Stress yang tidak segera ditangani akan mengganggu produktifitas Anda sebagai seorang karyawan. Manajemen stress yang baik tidak hanya datang dari pengelolaan waktu dan load pekerjaan serta komunikasi yang baik dengan rekan dan atasan, tapi juga bisa dibantu dengan asupan makanan dan nutrisi yang seimbang.


Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari demi mengelola stress.

1. Kafein. Selain di kopi, kafein juga bisa ditemukan di teh, minuman bersoda bahkan di beberapa jenis minuman yang mengklaim bisa menambah stamina. Kafein melepaskan adrenalin yang pada akhirnya bisa meningkatkan tingkat stress. Konsumsi kafein secukupnya memang bisa membantu meningkatkan kewaspadaan, aktifitas otot, system syaraf dan jantung. Namun konsumsi kafein terlalu banyak mempunyai efek sama seperti efek yang ditimbulkan oleh stress berkepanjangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi kafein dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol. Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa hidup tanpa kopi, mulai perlahan-lahan mengurangi konsumsi kopi Anda.


2. Makanan tinggi lemak, dan dimasak dengan cara digoreng memberikan mempengaruhi sistem imun tubuh manusia. Stress sendiri sudah mempengaruhi imunitas manusia, sebaiknya Anda tidak memperparahnya dengan mengkonsumsi makanan tinggi lemak.


3. Makanan yang terbuat dari lemak hewani. Makanan yang berprotein tinggi merangsang tubuh untuk memproduksi dopamine dan norepinephrine. Keduanya sering diasosiasikan dengan tingkat kecemasan dan stress.


Berikut adalah tips tentang asupan makanan di kala stress.

1. Makanan yang kaya akan mineral dan vitamin. Sumber terbaik adalah buah-buahan dan sayuran segar dan tidak mengalami proses berkali-kali. Jus dan salad dengan minimal dressing bisa menjadi pilihan.


2. Konsumsi lemak baik seperti minyak zaitun, alpukat dan kacang-kacangan.


3. Stress bisa meningkatkan tekanan darah dan lipid sehingga Anda harus memperhatikan kesehatan jantung Anda. Usahakan untuk lebih banyak mengkonsumsi ikan salmon, tuna dan flaxseed yang mengandung lemak baik omega 3 yang baik bagi kesehatan jantung.


4. Perbanyak minum air putih. Air membantu untuk mendetoksifikasi tubuh dari racun dan membantu menyerap nutrisi.


5. Makan dengan porsi kecil namun dengan frekuensi lebih sering. Hal ini membantu tubuh untuk mencerna makanan dan menyiapkan tubuh menghadapi stress.


Indonesia Job , Career , Job Vacancy


Bookmark and Share

11 Juni 2010

Bisakah Anda menjadi seorang workaholic yang sehat?

Menjadi seorang workaholic sangat melelahkan baik fisik maupun mental. Selalu bekerja dan bekerja membuat tubuh dan mental selalu aktif walaupun tanpa disadari Anda membutuhkan istirahat. Stress, depresi, tekanan darah yang seringkali melonjak adalah beberapa efek buruk pada kesehatan yang akan dirasakan seorang workaholic.

Selain itu kehidupan sosial yang parah, keluarga yang terabaikan adalah dampak dari kebiasaan gila kerja. Sebuah penelitian bahkan membuktikan bahwa pasangan yang workaholic memiliki kemungkinan untuk bercerai lebih besar dari mereka yang bisa menyeimbangkan kehidupan mereka.

Jika Anda adalah workaholic namun tetap ingin menjalani hidup yang sehat dan seimbang, berikut ini adalah tips-tips-nya:

1. Ubah prioritas hidup

Yakinkan diri Anda bahwa ada yang lebih penting selain pekerjaan, salah satunya kesehatan Anda, keluarga dan teman-teman. Apakah Anda rela melewatkan peristiwa-peristiwa penting dalam keluarga Anda hanya demi sebuah pekerjaan? Apakah Anda tahu dampak buruk bagi kesehatan karena kebiasaan workaholic Anda? Apakah Anda bisa menikmati hasil kerja dengan maksimal jika nantinya Anda menderita sakit berat akibat stress? Pertanyaan - pertanyaan tersebut diharapkan bisa membuat Anda lebih bijak menyusun prioritas.

2. Benahi manajemen kerja Anda.

Setiap karyawan telah memiliki job desc-nya masing-masing. Kerjakanlah apa yang menjadi tugas Anda saja, tidak perlu sungkan untuk menolak pekerjaan tambahan lain jika Anda merasa tidak sanggup atau dirasa menganggu pekerjaan pokok Anda. Atur semuanya berdasarkan skala prioritas supaya Anda lebih fokus dalam mengerjakannya. Benahi juga jam kerja Anda. Workaholic selalu merasa 24 jam dalam sehari tidaklah cukup untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Tubuh juga perlu beristirahat, gunakanlah hari libur Sabtu atau Minggu untuk benar-benar lepas dari pekerjaan. Tekankan pada diri sendiri bahwa Anda tidak akan bekerja untuk hari itu. Jauhkan diri Anda dari komputer atau alat kerja Anda yang lain.

3. Asupan gizi yang seimbang dan menyehatkan

Berpikir dan bekerja membutuhkan energi yang besar. Imbangi tenaga yang dikeluarkan dengan asupan makanan yang cukup dengan kebutuhan tubuh Anda dan seimbang. Hindari fast food walaupun ini adalah pilihan termudah bagi para workaholic. Perbanyaklah minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Kopi atau minuman berkafein lainnya memang dapat mempertahankan konsentrasi dan menjaga stamina, terutama saat lembur, namun ingatlah bahwa kafein yang berlebihan dapat menimbulkan peningkatan tekanan darah, perasaan cemas, gelisah.

4. Olahraga ringan dan cukup tidur.

Sekedar stretching ringan seperti menggerakkan kepala atau merenggangkan otot dapat membantu tubuh menjadi rileks. Belilah alat-alat olahraga yang dapat digunakan sembari bekerja yang banyak dijual di pasaran. Kemudian luangkan waktu untuk tidur. Penelitian menyebutkan bahwa tidur siang selama 20-30 menit dapat menjaga Anda tetap terjaga pada malam hari dan mengembalikan energi.

Ada suatu ungkapan bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Pun demikian dengan bekerja. Anda harus tahu batasannya karena tubuh Anda memiliki biology time-nya sendiri. Menjaga diri tetap sehat sekalipun Anda seorang workaholic sangatlah penting karena kesehatan itu mahal harganya. Kerja keras Anda akan menjadi sia-sia jika akhirnya Anda sendiri tidak dapat menikmatinya karena sakit akibat overworked. Ingatlah bahwa work hard is good, but work smart is better. So be smart with your work.


Job Vacancy , Career , Indonesia Job

Bookmark and Share

Tidur Siang Untuk Produktifitas Kerja

Tidur siang bisa meningkatkan productivitas. Benarkah? Kedengarannya bertolak belakang dengan pemahaman dan praktek yang dilakukan selama ini. Bukankah selama ini kita di’doktrin’ dengan pemikiran untuk memanfaatkan setiap waktu yang ada, termasuk jam makan siang dan setelah jam kerja, untuk meningkatkan productivitas dan kinerja kerja Rasanya tidak terbayangkan jika harus tidur siang di sela-sela waktu istirahat. Alih-alih dianggap sebagai usaha untuk boosting productivity, bisa-bisa saya dianggap pemalas, mungkin itu yang ada di pikiran Anda.

Mengapa sebaiknya tidur siang?


Sebuah fakta yang diujarkan Dr. Sara C. Mednik dalam bukunya “Take a Nap! Change Your Life” justru menganjurkan untuk tidur siang. Menurut beliau, tidur siang membantu proses memori, kesiagaan dan belajar hal baru. Hal-hal penting yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Terlebih lagi jika waktu tidur malam kurang dari waktu yang direkomendasikan yaitu 8 jam. NASA juga menyetujui hal yang sama. Penelitian mereka menunjukkan bahwa tidur siang selama 26 menit bisa meningkatkan performa sebanyak 34%.
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa power nap selama 20 menit di siang hari memberikan tubuh kesempatan untuk berisitrahat lebih baik dibandingkan tidur dengan waktu yang sama di pagi hari. Naturally, tubuh mulai merasakan kelelahan setelah terjaga selama 8 jam, karena itulah tidur siang merupakan saat yang tepat untuk mengembalikan kesegaran tubuh.


Berapa lama sebaiknya Anda tidur siang?


Banyak pakar yang menyarankan untuk tidur selama 15 – 30 menit. Akan tetapi sebuah riset juga menyebutkan bahwa tidur siang selama 1 jam akan memberikan dampak perbaikan dan peningkatan fungsi kognitif lebih baik dari tidur siang hanya selama 30 menit. Namun tentunya hal ini harus disesuaikan dengan waktu yang Anda miliki. Jika waktu yang tersisa hanya 15 menit, manfaatkanlah untuk tidur. Cobalah untuk memejamkan mata dan rileks hingga Anda terlelap. Rileks membantu untuk mengurangi stress dan menyegarkan pikiran Anda. Hal ini tentunya akan memberikan Anda nergi lebih banyak untuk menyelesaikan pekerjaan sampai jam kerja berakhir.


Mungkinkah dilaksanakan dan bagaimana?


Beberapa perusahaan di Jepang menyediakan ruangan bagi karyawan yang ingin tidur siang. Bahkan di Cina, ada hukum yang menjamin waktu untuk istirahat sejenak setelah makan siang. Di kota-kota besar di Spanyol, banyak restoran yang menyediakan tempat bagi karyawan untuk tidur sejenak setelah makan siang. Sudah sejak lama tidur siang jadi kebiasaan masyarakat di kota-kota di Eropa. Mulai banyak manajemen perusahaan yang memperhatikan kebutuhan tidur siang karyawan karena lagi-lagi sebuah penelitian membuktikan kalau pekerja yang terlalu lelah bisa merugikan perusahaan hingga USA $150 milyar karena productivitas yang berkurang.


Bagaimana di Indonesia?


Di Indonesia rasanya belum ada perusahaan yang menerapkan kebijakan untuk tidur siang. Alhasil, karyawan harus pandai-pandai memanfaatkan waktu istirahat yang ada untuk tidur siang. Karena waktu terbaik untuk tidur siang adalah sekitar jam 1 – 3 siang, cobalah untuk menyisihkan waktu setelah makan siang untuk memejamkan mata sejenak, walaupun waktu yang tersisa hanya 5 menit. Padamkan lampu ruangan atau carilah ruangan yang minim cahaya dan suara karena kedua faktor ini membantu untuk terlelap lebih cepat.


Jika Anda tidak memiliki waktu sama sekali untuk tidur siang atau merasa tidak nyaman melakukannya di tengah hingar bingar kantor, cobalah untuk melakukan meditasi. Hal ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk istirahat dan membantu memproduksi gelombang otak yang sama seperti saat kita tidur.


Job Vacancy , Career , Indonesia Job


Bookmark and Share