Dalam era modern ini, para wanita begitu dimanjakan dengan berbagai produk yang dapat membantu kecantikan wanita. Namun pernahkah kita merasa bersyukur hidup di jaman ini? Pernahkah anda membayangkan orang jaman dahulu harus menggunakan krim yang lengket dan tidak meresap di kulit untuk melindungi dari sinar matahari? Oleh karena itu, ada baiknya kita sedikit mengetahui bagaimana sejarah penemuan penting dalam dunia kecantikan. Abad 18 merupakan awal terciptanya banyak penemuan dalam dunia kecantikanmanusia. Tahun 1846 di Amerika, Theron T. Pond menemukan bahwa sari pati teh witch hazel dapat menyembukan goresan kecil pada luka, yang kemudian saat ini dikenal dengan nama Pond’s Extract. Tahun 1859, Robert A. Chesebrough menemukan getah kayu mentah yang disuling menjadi gel berwarna terang, dan kemudian dikenal dengan nama Vaseline. Tahun 1870, Dr. Charles Browne membuat pelembab bibir yang terbuat dari lilin tanpa sumbu dan dibungkus dengan kertas timah yang saat ini dikenal dengan nama lip balm. Di tahun 1890, ditemukan bedak tabur yang aman digunakan oleh bayi dan orang dewasa yang dibuat oleh Johnson & Johnson. Masih di tahun yang sama, Alexandre Gidefoy menciptakan hair dryer pertama, dimana sebelumnya merupakan adaptasi dari mesin penghisap debu Kemudian berlanjut memasuki abad 19, dimulai tahun 1900an Charles Nestle menciptakan alat pengeriting rambut pertama yang masih sederhana. Tahun 1905, Sarah Breedlove McWilliams Walker menemukan sebuah metode untuk menghaluskan rambut wanita negro dengan menggunakan sisir panas.Tahun 1916, Bobby Pins mempopulerkan jepit rambut untuk pertama kali di amerika. Tahun 1923, Leo Gerstenzang menciptakan kapas yang disematkan pada plastic tipis dan saat ini dikenal dengan nama Cotton Bud.Tahun 1930, HA Milton Blake menciptakan krim yang dapat mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari. Tahun 1937, Alfred Woelbing menciptakan balsam dari bahan menthol, camphor, dan phenol untuk mengatasi kulit kering dan pecah-pecah. Tahun 1940, Helen Barnet menciptakan deodorant dalam bentuk roll on. Tahun 1944, Benjamin Greene menciptakan suntan cream untuk melindungi kulit tentara dari sinar matahari, dimana awalnya krim tersebut masih lengket dan berwarna merah, namun kemudian terus dikembangkan menjadi tabir surya UVA dan UVB di tahun 80an. Tahun 1946, Estee Lauder membuat produk kosmetik dalam bentuk cream dan lotion.
Ada berbagai jenis cream massage (oil) yang dapat digunakan untuk wajah atau massage tubuh, dan memilih yang terbaik dapat membingungkan. disini akan dijelaskan dari berbagai jenis cream massage (oil) standaruntuk membantu Anda memutuskan yang mana yang terbaik untuk Anda.
Beberapa cream massage (oil) yang paling banyak digunakan adalah minyak zaitun, almond, biji anggur, alpukat, wheatgerm, rosehip dan evening primrose. Masing-masing memiliki manfaat, namun ada beberapa yang kontraindikasi yang spesifik sehingga tidak boleh digunakan pada orang-orang tertentu. Dibawah ini akan dijelaskan beberapa manfaat dan perbedaan dari jenis cream massage oil.
Minyak Almond adalah salah satu yang paling banyak digunakan sebagai cream massage (oil). Minyak ini memiliki konsistensi dan media yang menyediakan kelembutan yang baik, namun tidak boleh digunakan jika ada memiliki sejarah alergi kacang.
Minyak Grapeseed adalah alternatif yang baik selain minyak almond karena memiliki konsistensi yang ringan dan sangat tidak mungkin menyebabkan reaksi apapun pada kulit atau alergi, yang berarti minyak ini adalah pilihan yang sangat bagus untuk massage. Grapeseed, bersama dengan almond, adalah jenis cream massage (oil) yang paling umum dan salah satu yang paling mungkin ditawarkan kepada Anda jika Anda meminta "massage oil" di sebuah toko.
Minyak zaitun sangat bernutrisi bagi kulit; tetapi minyak ini sangat tebal dan agak lengket saat digunakan. Minyak ini tidak akan menyebabkan reaksi alergi apapun dan karenanya baik untuk massage, dan tentu saja memiliki keunggulan sebagai salah satu dari cream massage (oil) yang murah.
Minyak Alpukat sangat kaya akan minyak dan karenanya paling sesuai untuk kulit yang lebih tua atau kulit sangat kering. Seharusnya tidak digunakan pada seseorang yang menderita acne, karena akan memeprbanyak acne.
Minyak Wheatgerm banyak mengandung vitamin E, dan minyak ini sangat baik untuk digunakan pada kulit yang terkena banyak sinar matahari, karena dapat membantu untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan matahari dan memperbaiki kondisi kulit.
Minyak Rosehip adalah jenis minyak yang juga mempunyai manfaat untuk memperbaiki kerusakan sinar matahari dan juga baik untuk kulit yang menunjukkan scarring, terutama acne scarring. Namun harga dari cream massage (oil) ini lebih mahal.
Evening primrose penuh dengan phytoestrogen yang merupakan cream massage (oil) yang bagus untuk wanita yang telah menopause. Di sisi lain minyak ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau mencoba untuk hamil, karena tingginya konten hormonal yang dapat memiliki efek negatif.
Seperti yang Anda ketahui, cream massage (oil) yang terbaik tergantung dengan keaadaan ketika memakainya. Jika Anda hanya ingin mencoba dan ingin membeli satu dari cream massage (oil), maka minyak grapeseed adalah pilihan terbaik karena merupakan salah satu minyak yang memiliki konsistensi ringan dan tidak menyebabkan alergi. Tetapi semuanya terletak pada pilihan dan keinginan Anda untuk mencobanya.